- Timur Kapadze, kandidat pelatih Timnas Indonesia, saat di Jakarta pada Jumat (21/11/2025) menjabarkan filosofi menyerang proaktif.
- Ia menekankan pentingnya hasil akhir, siap fleksibel meski format dasar favoritnya adalah 4-3-3.
- Kapadze menegaskan kunjungan ini terkait pariwisata, namun ia menyatakan terbuka terhadap tawaran kepelatihan Timnas.
Suara.com - Di tengah kunjungannya yang menyita perhatian di Jakarta, kandidat terkuat pelatih Timnas Indonesia, Timur Kapadze memberikan bocoran mengenai filosofi taktik yang menjadi andalannya.
Pelatih asal Uzbekistan ini membeberkan gaya main yang ia anut, yang ternyata memiliki kemiripan dengan DNA sepak bola yang coba dibangun di Indonesia.
Saat ditemui di Jakarta pada Jumat (21/11/2025), setelah menunaikan salat Jumat di Masjid Istiqlal, Kapadze tanpa ragu menegaskan bahwa ia adalah penganut sepak bola proaktif yang fokus pada permainan menyerang dan menekan lawan sejak dini.
“Setiap pelatih punya filosofi sendiri. Kalau saya jelas ingin menciptakan peluang sebanyak mungkin dengan terus menekan lawan,” kata Timur Kapadze.
Namun, di balik filosofi menyerang itu, Kapadze menegaskan bahwa ia adalah seorang pragmatis yang menempatkan hasil akhir di atas segalanya.
Ia tidak kaku pada satu sistem dan siap beradaptasi tergantung kekuatan lawan yang dihadapi, meskipun formasi dasar 4-3-3 menjadi favoritnya.
“Tapi, penilaiannya tentu hasil. Saya fokus pada hasil untuk menang, jadi ini memerlukan fleksibilitas. Dasarnya itu 4-3-3, tapi berdasarkan lawan, saya bisa menerapkan sistem yang berbeda,” sambungnya.
Gaya permainan yang diungkapkan Kapadze ini terdengar sangat familiar bagi publik sepak bola Tanah Air, karena selaras dengan filosofi ‘Filanesia’ yang menekankan pada permainan proaktif, transisi cepat, dan konstruktif.
Hal ini mengindikasikan bahwa jika ia terpilih, proses adaptasi taktik di dalam tim mungkin tidak akan terlalu sulit.
Baca Juga: Fakta Baru Bursa Pelatih Timnas Indonesia, Tawaran PSSI ke Timur Kapadze Tidak Kongkret
Meskipun filosofinya terasa sangat cocok, Kapadze meluruskan bahwa kedatangannya ke Indonesia kali ini murni untuk urusan di luar sepak bola dan belum ada agenda resmi dengan PSSI.
“Kedatangan saya kesini untuk memenuhi undangan tentang pariwisata. Jadi tidak ada rencana secara resmi untuk wawancara terkait kepelatihan Timnas Indonesia,” ungkap Kapadze.
Namun, ia menutup pernyataannya dengan sebuah kalimat yang menjadi sinyal paling jelas bagi PSSI bahwa pintu negosiasi selalu terbuka.
“Pada dasarnya saya akan mempelajari semua tawaran yang masuk. Saya terbuka dengan tawaran,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Hadapi Lawan Lintas Benua, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Manfaatkan FIFA Series
-
Duh, Media Inggris Bongkar Kondisi Ole Romeny Belum Klik dengan Pemain Oxford United
-
Jesus Casas dan Timur Kapadze Terancam Didepak dari Bursa Pelatih Timnas Indonesia
-
Alexander Zwiers Jadikan Nova Arianto Tolak Ukur Pelatih Lokal Timnas Indonesia Masa Kini
-
PR Baru, PSSI Kesulitan Cari Pelatih Timnas Indonesia U-17
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Kata-kata Pertama Kerim Memija Usai Gabung Persija, Bertekad Persembahkan Trofi Super League
-
Rudi Garcia Kirim Peringatan ke Spanyol, Belgia Siap 'Meledak' di Perempat Final Piala Dunia 2026
-
Prabowo Masih Resah Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026: Mana Erick Thohir?
-
Pelatih Maroko: Prancis Menang karena Kualitas Individu Kylian Mbappe
-
Terpincang-pincang Lawan Maroko, Kylian Mbappe Akui Cedera Engkel
-
Kylian Mbappe Peringatkan Prancis Usai Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026: Jalan Masih Panjang
-
Kylian Mbappe Geser Lionel Messii dari Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
-
Data Piala Dunia 2026: Prancis Paling Dirugikan, Argentina Paling Diuntungkan Wasit
-
Gol ke-64 Kylian Mbappe Bawa Prancis ke Babak Semifinal Piala Dunia 2026
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022