- Giacomo Raspadori optimis Italia dapat lolos Piala Dunia 2026 meskipun harus melalui jalur play-off.
- Italia berada di play-off setelah menjadi *runner-up* grup kualifikasi di bawah Norwegia dengan dua kekalahan.
- Gli Azzurri akan melawan Irlandia Utara pada 26 Maret 2026, dengan dua kemenangan sebagai syarat wajib lolos.
Suara.com - Penyerang tim nasional Italia, Giacomo Raspadori, menegaskan bahwa tidak ada alasan bagi Gli Azzurri untuk kembali gagal lolos ke Piala Dunia.
Meski harus melalui jalur play-off untuk edisi 2026, pemain Atletico Madrid itu optimistis bahwa skuad asuhan Gennaro Gattuso memiliki semua yang dibutuhkan untuk mengamankan satu tiket ke Amerika Utara.
Italia kembali berada di posisi sulit setelah finis sebagai runner-up di bawah Norwegia pada babak kualifikasi.
Dari delapan laga, Italia meraih enam kemenangan namun dua kekalahan dari Norwegia, membuat mereka harus kembali ke play-off untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Gli Azzurri akan menghadapi Irlandia Utara pada 26 Maret 2026.
Jika menang, mereka harus meladeni pemenang antara Wales atau Bosnia-Herzegovina pada laga tandang penentuan di 31 Maret.
Dua kemenangan menjadi harga mati jika gagal, Italia akan absen di Piala Dunia untuk ketiga edisi berturut-turut, sebuah tragedi besar bagi juara dunia empat kali itu.
“Kami tahu apa yang harus dilakukan. Kami tahu betapa pentingnya bagi kami dan bagi seluruh bangsa Italia agar tidak gagal lagi,” ujar Raspadori kepada La Gazzetta dello Sport.
“Gagal lolos ke dua Piala Dunia terakhir sangat membebani kami. Sekarang kami harus menghadapi tekanan itu dan menjawabnya di lapangan.”
Baca Juga: Thom Haye Tunjuk Hidung Si Omong Kosong yang Koar-koar Usai Kegagalan Timnas Indonesia
Raspadori menilai bahwa kegagalan Italia dalam kualifikasi bukan disebabkan oleh satu faktor tunggal. Menurutnya, tim justru memiliki fondasi kuat untuk bangkit.
“Tidak pernah ada hanya satu penyebab saat sesuatu berjalan salah,” katanya.
“Kami punya banyak kualitas, baik secara teknis maupun mental. Kami harus memaksimalkan kekuatan itu. Kami punya pemain yang bagus, tim yang solid, dan pelatih yang mempersiapkan kami dengan baik. Kami punya semua yang diperlukan untuk lolos.”
Bagi pemain berusia 25 tahun itu, satu-satunya hal yang “hilang” dari Italia saat ini hanyalah kehadiran mereka di Piala Dunia.
“Apa yang hilang? Pergi ke Piala Dunia,” jawabnya singkat.
Di bawah komando Gennaro Gattuso, skuad Italia menunjukkan karakter pantang menyerah yang menjadi ciri khas sang pelatih.
Berita Terkait
-
Thom Haye Tunjuk Hidung Si Omong Kosong yang Koar-koar Usai Kegagalan Timnas Indonesia
-
Massimiliano Allegri: Kemenangan di Derbi Milan Bukan Kebetulan!
-
Kalah Menyakitkan dari AC Milan, Cristian Chivu Minta Pemain Belajar dari Kesalahan
-
Klasemen Liga Italia, Jay Idzes dan Emil Audero di Peringkat Berapa?
-
Loloskan Curacao ke Piala Dunia 2026, Dick Advocaat Provokasi Gattuso
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Intip Gol Dahsyat Luke Vickery, Striker Idaman John Herdman Segera Gabung Timnas Indonesia?
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Jelang Lawan Sporting CP, Mikel Arteta: Kami Tidak Punya Rasa Takut
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan