-
Juventus hadapi tantangan adaptasi cuaca dan lapangan sintetis Norwegia.
-
Spalletti menuntut kebangkitan tim setelah awal Liga Champions yang sulit.
-
Bodo/Glimt berbekal dua kemenangan liga domestik melawan Juventus.
Ia memuji tim tuan rumah yang telah menunjukkan performa menjanjikan di kompetisi internasional.
"Mereka punya banyak nilai dan tampil baik di kompetisi internasional," kata dia menambahkan.
Performa Juventus di bawah kepemimpinan Spalletti sejauh ini masih belum sepenuhnya meyakinkan, baru meraih satu kemenangan dari total empat pertandingan yang sudah dilakoni.
Meskipun belum pernah mengalami kekalahan, tiga pertandingan lainnya berakhir dengan skor imbang, menunjukkan adanya kebutuhan untuk meningkatkan kualitas hasil akhir.
Spalletti dengan tegas mengakui bahwa tim harus meningkatkan kinerja dan segera keluar dari situasi kurang ideal ini.
"Para pemain tidak seburuk yang dikatakan orang."
Ia menekankan bahwa dirinya adalah orang pertama yang menyadari bahwa peningkatan performa mutlak diperlukan.
"Saya yang pertama mengakui bahwa kami harus berbuat lebih, dan membangkitkan diri dari situasi ini."
Pelatih asal Italia ini mendesak penggunaan sumber daya yang ada dan memaksimalkan kualitas setiap pemain secara optimal.
Baca Juga: Prediksi Arsenal vs Bayern Munich: Duel Tim Sempurna, Siapa yang Tersandung?
"Kami harus menggunakan sumber daya yang kami punya dan memaksimalkan kualitas kami."
Ia juga melihat adanya keinginan besar yang ditunjukkan oleh seluruh anggota tim untuk berubah dan berjuang.
"Saya melihat keinginan besar dari tim ini," ucap pelatih asal Italia itu.
Laga di Norwegia ini menjadi babak krusial berikutnya dalam perjalanan Bianconeri di Liga Champions.
“Ini adalah bab lain dari perjalanan ini, dan saya berharap mereka tahu bagaimana beradaptasi."
Juventus belum mencatatkan satu pun kemenangan di Liga Champions musim ini, dengan catatan hasil imbang melawan Borussia Dortmund, Villarreal, dan Sporting, serta menelan kekalahan 1-0 dari Real Madrid.
Dengan perolehan hanya tiga poin, Juventus saat ini menempati posisi ke-26, yang menempatkan mereka di luar zona aman babak gugur.
Posisi Juventus hanya dua tingkat di atas Bodo/Glimt yang berada di peringkat ke-28, di mana tuan rumah mengumpulkan dua hasil imbang dan dua kekalahan dari empat laga pembuka.
Spalletti mewanti-wanti bahwa para pemain harus siap menghadapi tim yang bekerja keras dan menyulitkan setiap lawannya.
"Mereka harus tahu bagaimana menghadapi sebuah mesin yang bekerja keras dan menyulitkan semua lawannya."
Demi meraih hasil positif, Spalletti mewajibkan timnya untuk menyamai kecepatan permainan lawan dan menampilkan kualitas teknik terbaik, meskipun di lapangan sintetis.
"Jika kami ingin setara, kami harus menyadari kecepatan mereka dan bermain secara teknis dengan baik, bahkan di lapangan seperti ini," kata dia.
Di sisi lain, Bodo/Glimt memasuki pertandingan ini dengan modal kepercayaan diri yang tinggi berkat dua kemenangan beruntun di liga domestik mereka.
Dua kemenangan impresif tersebut didapatkan atas Bryne FK dengan skor telak 5-0 dan atas KFUM-Kameratene Oslo dengan skor 2-1.
Tekanan untuk meraih kemenangan pertama di Liga Champions dan tantangan dari cuaca dingin serta lapangan sintetis akan menguji mental dan taktik Juventus dalam laga tandang ini.
Ini merupakan momen penentu bagi Juventus untuk kembali ke jalur kemenangan dan memperbesar peluang lolos ke fase gugur.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi