- Manchester United kalah memalukan dari Everton yang tampil dengan 10 pemain.
- Ruben Amorim mengaku “takut” karena pola negatif musim lalu kembali terlihat.
- Amorim menilai masalah terbesar United bukan taktik, melainkan mentalitas pemain.
Suara.com - Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, mengirimkan pesan yang mengkhawatirkan kepada publik setelah timnya menelan kekalahan memalukan dari Everton yang bermain dengan 10 pemain.
Kekalahan tersebut bukan hanya menambah daftar hasil buruk Setan Merah musim ini, tetapi juga memunculkan kembali pola negatif yang sempat terlihat musim lalu.
Pertandingan yang digelar pada Senin (24/11/2025) itu seharusnya menjadi momentum kebangkitan United.
Namun, alih-alih tampil dominan melawan tim yang bermain dengan pemain lebih sedikit, United justru tampil rapuh, tidak kreatif, dan gagal mengeksekusi peluang yang ada.
Everton memanfaatkan kelengahan tersebut dan sukses menutup laga dengan kemenangan yang mengejutkan.
Usai laga, Amorim tak bisa menutupi kekecewaan dan kecemasannya terhadap performa tim. “Saya merasa takut,” ungkap Amorim.
“Bukan takut terhadap lawan, tetapi terhadap kebiasaan buruk yang kembali muncul,"
"Kami seperti mengulang kesalahan musim lalu, dominan secara statistik, tetapi kosong dalam efektivitas dan mentalitas.” ujarnya seperti dikutip dari The Sun.
Amorim menilai bahwa masalah terbesar United bukan terletak pada taktik, tetapi pada mentalitas pemain.
Baca Juga: Idrissa Gueye Minta Maaf Usai Tampar Michael Keane, Davis Moyes Malah Provokasi
Menurutnya, para pemainnya tampak kehilangan kepercayaan diri ketika tertinggal atau menghadapi tekanan dalam pertandingan.
“Musim ini kami sudah bekerja untuk mengubah mentalitas itu. Namun, kekalahan seperti ini menunjukkan bahwa pekerjaan kami masih jauh dari selesai,” ujar Amorim.
Musim lalu, Manchester United kerap mendapat kritik karena terlihat kuat hanya di atas kertas.
Mereka bermain dominan, mencatat penguasaan bola tinggi, tetapi minim gol dan kerap kehilangan konsentrasi di saat-saat penting.
Kekalahan dari Everton memperlihatkan bahwa masalah tersebut tampaknya belum sepenuhnya teratasi.
“Kami menciptakan peluang, kami menguasai laga tapi kami tidak mencetak gol. Itu bukan sepak bola yang efektif, dan itu tidak cukup untuk Manchester United,” tambah Amorim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Jelang Lawan PSG, Szoboszlai Tantang Fans Liverpool: Percaya Gak The Reds Bisa Comeback?
-
14 Laga Kebobolan! Lini Belakang Barcelona Jadi Bom Waktu Lawan Atletico, Misi Sulit Remontada
-
Misi Mustahil atau Keajaiban Anfield? Liverpool Tantang PSG Dinihari Nanti
-
Serangan Mencekam! Bus Berekum Chelsea Dihujani Tembakan, Frimpong Meregang Nyawa
-
Catatan Gila Hector Souto usai Bawa Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala AFF
-
Selangkah Lagi Pecahkan Rekor, Teja Paku Alam Lebih Pentingkan Persib Hattrick Juara
-
Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia
-
Liga Universitas 2026 Resmi Dimulai! Sepak Bola Jadi Senjata Lawan Krisis Mental Anak Muda
-
Sergio Castel Masih Mandul, Bojan Hodak Pasang Badan Bilang Begini
-
Pelatih Malaysia Ketar-ketir, Akui Kekuatan Timnas Indonesia U-17 Setara Vietnam