- Giovanni van Bronckhorst dipertimbangkan sebagai pelatih Timnas Indonesia, membawa filosofi modern dan formasi 4-3-3 cair.
- Asnawi Mangkualam diprediksi vital sebagai bek sayap menyerang; Marselino Ferdinan sebagai gelandang *box-to-box* pengatur intensitas.
- Ragnar Oratmangoen diproyeksikan menjadi penyerang sayap kunci, memanfaatkan kecepatan dalam skema transisi serangan kilat tim.
Suara.com - Nama Giovanni van Bronckhorst makin gencar dibahas sebagai calon pelatih baru Timnas Indonesia.
Jika legenda Belanda ini benar-benar datang, ia tidak hanya akan membawa nama besar, tetapi juga sebuah revolusi taktik.
Dikenal dengan filosofi sepak bola modern, intensitas tinggi, dan formasi 4-3-3 yang cair, sistem permainannya diprediksi akan 'melahirkan' bintang-bintang baru di skuad Garuda.
Beberapa pemain mungkin akan tersingkir, tetapi ada beberapa nama yang karakternya seolah diciptakan untuk 'menggila' di bawah arahannya.
Siapa saja mereka? Berikut adalah 3 pemain yang diprediksi akan menjadi jantung permainan Timnas Indonesia di era Van Bronckhorst.
1. Asnawi Mangkualam (Bek Kanan)
Di era Van Bronckhorst, peran bek sayap bukan lagi sekadar pemain bertahan.
Mereka adalah salah satu sumber serangan utama. Tengok saja bagaimana James Tavernier menjadi mesin gol dan assist di Rangers.
Asnawi Mangkualam memiliki semua atribut yang dibutuhkan untuk peran ini.
Baca Juga: PSSI One Man Show Tidak Jelas, Pemilihan Pelatih Timnas Indonesia Kacau
Staminanya yang tak kenal lelah untuk naik-turun di sisi kanan, agresivitasnya dalam merebut bola, serta kemampuannya mengirim umpan silang akan sangat dimaksimalkan.
Dalam skema Van Bronckhorst, Asnawi tidak hanya akan kembali ke skuad setelah tersingkir di era Patrick Kluivert. Eks PSM mungkin akan menemukan kembali performanya.
2. Marselino Ferdinan (Gelandang Box-to-Box)
Sistem high pressing ala Van Bronckhorst menuntut gelandang yang memiliki 'tiga paru-paru'.
Mereka harus mampu menekan lawan di area pertahanan mereka, cepat merebut bola, dan langsung menjadi motor serangan balik.
Karakter ini sangat melekat pada diri Marselino Ferdinan.
Kemampuannya sebagai gelandang box-to-box yang kreatif dalam menyerang namun juga ulet saat bertahan akan menjadi aset tak ternilai.
Di bawah Van Bronckhorst, peran Marselino akan menjadi lebih vital sebagai dinamo yang menjaga ritme dan intensitas permainan tim selama 90 menit.
3. Ragnar Oratmangoen (Penyerang Sayap)
Filosofi Van Bronckhorst sederhana namun mematikan: rebut bola secepat mungkin, serang secepat mungkin.
Skema transisi kilat ini membutuhkan penyerang sayap yang punya kecepatan, kemampuan dribel satu lawan satu, dan insting untuk menusuk ke kotak penalti. Siapa lagi jika bukan Ragnar Oratmangoen?
Kemampuannya untuk menyisir dari sisi kiri, melewati lawan, dan melepaskan tembakan keras adalah tipe pemain yang sangat disukai Van Bronckhorst.
Dalam sistem serangan baliknya, Ragnar akan menjadi ujung tombak yang siap meneror pertahanan lawan dalam hitungan detik setelah timnya merebut bola.
Di samping itu, atribut bertahan Ragnar yang juga menonjol membuatnya tak hanya penting dalam aspek menyerang, tetapi juga bertahan tim.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya