-
Profesionalisme jadi kunci sukses Timnas U-22 raih emas SEA Games.
-
Ananda Raehan minta dukungan masyarakat agar timnas pertahankan gelar.
-
Timnas U-22 Indonesia di Grup C SEA Games 2025 bersama tiga negara.
Suara.com - Gelandang berbakat Timnas Indonesia U-22, Ananda Raehan, menyoroti pentingnya sikap profesionalisme sebagai perekat utama yang menyatukan seluruh anggota tim menjelang bergulirnya SEA Games 2025.
Pemain yang sebelumnya sukses meraih medali emas pada edisi 2023 ini menjelaskan bahwa latar belakang klub serta budaya yang berbeda-beda tidak menjadi penghalang dalam skuad yang dipersiapkan untuk kompetisi regional tersebut.
Raehan menyatakan bahwa semua pemain memiliki kesadaran untuk bersikap profesional dan berupaya beradaptasi dengan siapa pun.
Pilar penting PSM Makassar ini mengungkapkan bahwa tidak ada perbedaan yang mencolok di dalam tim, karena semua berkeinginan untuk berteman dan bekerja sama.
Adaptasi yang berjalan cepat didukung oleh seringnya para pemain Timnas Indonesia U-22 berinteraksi di ajang BRI Super League.
"Mungkin apa ya kayak sama-sama profesional aja. Jadi kayak beradaptasi aja dalam semua, ingin berteman semua. Nggak ada yang kayak beda-beda,” kata Raehan kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.
Pemain berusia 21 tahun ini merasa sudah sangat nyaman berkumpul bersama rekan-rekannya di Pemusatan Latihan (TC) tahap kedua yang telah berlangsung lama.
Kenyamanan adaptasi ini juga didukung karena mayoritas anggota skuad merupakan wajah-wajah yang sudah tidak asing.
“Sudah nyaman bareng teman-teman sekarang, soalnya semua kan udah sering ketemu di liga. Jadi persiapan juga sudah lama, sudah di Pemusatan Latihan kedua kan ini. Jadi mungkin sudah beradaptasi sih,” ujar pemain asal PSM Makassar itu.
Baca Juga: Indra Sjafri Akui Harus Putar Otak Tentukan 23 Pemain Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025
Meskipun Raehan merupakan salah satu pemain yang pernah diasuh Indra Sjafri dan menjadi bagian dari tim peraih emas 2023, ia menegaskan tidak ada komunikasi khusus dengan sang pelatih sebelum dipanggil kembali.
Peraih medali emas ini fokus pada performa di klub dan menunjukkan kesiapan saat namanya kembali masuk dalam daftar skuad SEA Games 2025.
Guna mengisi waktu luang di tengah padatnya jadwal persiapan, Raehan kerap memanfaatkan waktu untuk mendengarkan musik dan bermain gim online seperti Mobile Legend.
Dia mengakui bahwa selera musiknya sangat dipengaruhi oleh daerah asalnya, seringkali mendengarkan lagu-lagu dari Makassar dan Indonesia Timur.
“Mungkin lagu Makassar sama lagu Timur. Kalau lagu Makassar banyak. Banyak sih kalau lagu Makassar, misalnya Salimu naraka,” ucap pemain 21 tahun itu.
Raehan dan rekan-rekannya menyadari sepenuhnya besarnya harapan publik Tanah Air yang ingin melihat skuad Garuda Muda mempertahankan gelar juara.
Timnas Indonesia U-22 diharapkan kembali membawa pulang medali emas, melanjutkan kesuksesan yang sudah diraih dua tahun sebelumnya.
Raehan secara khusus memohon doa dan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Indonesia untuk menyertai perjuangan mereka di ajang multi-cabang olahraga ini.
“Saya minta dukungan dan doanya semoga kita bisa mempertahankan medali emas,” pungkas Raehan.
Pada SEA Games 2025, Timnas Indonesia U-22 berada di Grup C bersama tiga negara Asia Tenggara lainnya.
Skuad asuhan Indra Sjafri akan menghadapi tantangan dari Singapura, Filipina, dan Myanmar.
Perjuangan Garuda Muda akan dimulai pada tanggal 5 Desember, menghadapi Singapura sebagai pertandingan pembuka.
Tiga hari berselang, pada 8 Desember, Timnas Indonesia U-22 akan bertemu dengan Filipina dalam laga kedua mereka.
Laga terakhir di fase grup akan mempertemukan Indonesia dengan Myanmar pada 12 Desember.
Seluruh rangkaian pertandingan Grup C yang melibatkan Timnas Indonesia U-22 dijadwalkan akan berlangsung di Chiangmai, Thailand.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027
-
Pernah Menang, Victor Osimhen Justru Takut Bertemu Liverpool di 16 Besar Liga Champions
-
JadI Korban Rasis, Benarkah Vinicius Jr Punya Nenek Moyang dari Afrika?