- Nova Arianto segera membentuk Timnas Indonesia U-20 dengan memanggil lima talenta muda dari Persib Bandung.
- Pemanggilan ini merupakan langkah awal persiapan menghadapi Piala AFF U-20 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
- Seleksi lima pemain Persib tersebut akan dilaksanakan dalam dua gelombang berbeda pada awal Desember 2025.
Suara.com - Baru sepekan setelah resmi ditunjuk PSSI, Nova Arianto langsung bergerak cepat dengan memanggil sejumlah pemain muda potensial untuk memulai pembentukan kerangka skuad Timnas Indonesia U-20.
Langkah perdana Nova adalah dengan memanggil lima talenta muda yang bersinar bersama Persib Bandung di ajang Elite Pro Academy (EPA) U-20.
Kelima pemain tersebut adalah Malik Aqmar Kusuma Winata, Kevin Muhammad Islami Pasha, Eriko Sulastiano, Hasyir Khalif Ar Rasyid, dan Muhammad Azrial Azka.
Langkah cepat ini sangat beralasan. Nova yang baru saja sukses membawa Timnas U-17 mengukir sejarah, kini dihadapkan pada jadwal yang tak kalah padat di level U-20.
Dua agenda besar sudah menanti di tahun 2026 yaitu Piala AFF U-20 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Pemanggilan kelima pemain Persib ini menjadi sinyal jelas bahwa performa di kompetisi EPA menjadi barometer utama bagi Nova dalam mencari talenta.
Kelimanya memang tampil impresif dan menjadi pilar penting yang membawa Persib U-20 bersaing di papan atas Grup B EPA musim ini.
Menurut rilis resmi dari Persib Bandung, proses seleksi ini akan dibagi ke dalam dua gelombang.
“Kelima pemain tersebut dijadwalkan mengikuti seleksi dalam dua gelombang. Malik Aqmar Kusuma Winata, Kevin Muhammad Islami Pasha dan Eriko Sulastiano yang dipanggil melalui surat bernomor 6495/AGB/745/XI-2025 dijadwalkan menjalani seleksi pada gelombang pertama, 2-5 Desember 2025,” tulis keterangan resmi Persib Bandung.
Baca Juga: Ivar Jenner Dikabarkan Gabung PSIM Yogyakarta
“Sedangkan Hasyir Khalif Ar Rasyid dan Muhammad Azrial Aksa yang dipanggil melalui surat nomor 6515/AGB/756/XI-2025 akan menjalani seleksi pada gelombang kedua, 7-10 Desember 2025,” sambung keterangan itu.
Langkah proaktif Nova Arianto ini menunjukkan keseriusannya dalam membangun tim yang solid sejak dini.
Dengan memprioritaskan para pemain yang bersinar di kompetisi usia muda domestik, ia berharap bisa menemukan fondasi terbaik untuk membawa Garuda Nusantara terbang tinggi di panggung internasional.
Berita Terkait
-
Raehan Ungkap Rahasia Kekompakan Timnas Indonesia U-22 Jelang SEA Games 2025 di Chiangmai
-
Hokky Caraka Bersumpah Balas Dendam, Emas SEA Games 2025 Target Utama Timnas U-22
-
Pelatih Singapura Kirim Psywar ke Timnas Indonesia U-22 Jelang Bentrok di SEA Games 2025
-
2 Pemain Tertahan di Timnas Indonesia U-22, PSIM Yogyakarta Pincang Lawan Persija
-
Berapa Gaji Pelatih Timnas Indonesia Baru?
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ketajaman Eksel Runtukahu Bersama Persija Jakarta, Sinyal Positif Lini Serang Timnas Indonesia
-
Justin Hubner Sindir NAC Breda yang Picu Polemik Paspoortgate di Belanda
-
Kalahkan Bali United dengan 10 Pemain, Bojan Hodak Puji Kerja Keras Pasukannya
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
-
Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Ini Kata Pelatih Thailand
-
Kalah dari Dewa United, Hendri Susilo: Pemain Tidak Patuh
-
Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Johnny Jansen: Bali United Seharusnya Menang
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
-
Marie-Louise Eta Ukir Sejarah, Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga
-
Roberto De Zerbi Tekankan Mentalitas Positif untuk Selamatkan Tottenham dari Degradasi