- Banjir hebat di Songkhla pada 26 November 2025 memaksa pemindahan sepuluh cabang olahraga SEA Games ke Bangkok.
- Pertandingan sepak bola Grup B termasuk yang terdampak, namun laga Grup C Timnas Indonesia tetap di Chiangmai.
- Pemerintah menargetkan medali perak untuk cabang sepak bola SEA Games 2025 berdasarkan evaluasi performa sebelumnya.
Suara.com - SEA Games 2025 kembali mendapat sorotan setelah Kota Songkhla, salah satu pusat penyelenggaraan, diterjang banjir hebat.
Situasi darurat ini memaksa panitia mengambil keputusan cepat demi menyelamatkan jalannya turnamen.
Laporan Nation Thailand pada Rabu (26/11/2025) menyebutkan bahwa sebanyak 10 cabang olahraga harus dipindahkan ke Bangkok karena venue di Songkhla tak lagi bisa digunakan.
Sepak bola menjadi salah satu cabang yang ikut terkena dampak langsung.
Salah satu stadion yang terdampak adalah Stadion Tinsulanon, lokasi pertandingan Grup B yang diisi Vietnam, Malaysia, dan Laos.
Arena tersebut terendam banjir sehingga seluruh laga grup tersebut resmi dipindahkan ke Bangkok.
Langkah ini dianggap sebagai solusi tercepat agar jadwal tidak kacau dan turnamen tetap berjalan.
Dampak Perpindahan Venue
Pertanyaan pun muncul: apakah perpindahan venue ini berdampak pada Timnas Indonesia U-22? Jawabannya, tidak sama sekali.
Baca Juga: Pelatih Singapura Kirim Psywar ke Timnas Indonesia U-22 Jelang Bentrok di SEA Games 2025
Indonesia berada di Grup C bersama Singapura, Filipina, dan Myanmar.
Seluruh pertandingan grup ini memang dijadwalkan berlangsung di 700th Anniversary Stadium, Chiangmai, kawasan yang tidak terdampak banjir.
Venue tersebut dinyatakan aman dan siap digunakan hingga turnamen selesai.
Dengan demikian, jadwal Garuda Muda tidak mengalami perubahan lokasi maupun waktu.
Timnas Indonesia U-22 tetap melakoni tiga laga penyisihan grup sesuai rencana awal:
- vs Singapura U-22 – 5 Desember 2025 (16.00 WIB)
- vs Filipina U-22 – 8 Desember 2025
- vs Myanmar U-22 – 12 Desember 2025 (19.00 WIB)
Regulasi ketat yang hanya memberi tiket semifinal kepada juara grup membuat setiap laga di Grup C menjadi sangat penting.
Konsistensi akan menentukan apakah Indonesia melaju atau harus tersingkir lebih cepat.
Target Indonesia: Hanya Perak
Di tengah dinamika venue akibat banjir, Menpora Erick Thohir menetapkan target realistis bagi cabang sepak bola.
Pemerintah menargetkan medali perak untuk SEA Games 2025. Keputusan itu disebut berdasarkan evaluasi dari performa sebelumnya.
Walau demikian, ekspektasi publik tetap tinggi. Setelah berhasil meraih emas pada edisi sebelumnya, penggemar berharap Indonesia mampu mempertahankan pencapaian tersebut.
Dengan situasi turnamen yang berubah dan persaingan yang tetap ketat, perjalanan Timnas Indonesia U-22 di Chiangmai nantinya akan menentukan apakah target bisa terlampaui atau justru turun dari harapan.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Julian Villa Menggila, Borneo FC Hajar Arema FC 3-1 di Segiri
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam