- Sassuolo kalah 0-2 dari Como dalam lanjutan Serie A di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Jumat malam (28/11).
- Pelatih Grosso menyoroti inkonsistensi tim, termasuk penampilan buruk Jay Idzes dan cedera kapten Berardi.
- Kekalahan ini menjadi alarm bagi Sassuolo mengenai minimnya kreativitas dan tingginya kesalahan individu tim.
Suara.com - Sassuolo menelan hasil pahit setelah kalah 0-2 dari Como dalam lanjutan Serie A di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Jumat malam (28/11).
Setelah tersingkir di Coppa Italia, Neroverdi kembali gagal mencetak gol dan menunjukkan performa yang jauh dari harapan.
Sejumlah pemain tampil di bawah standar termasuk bek Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Di lini belakang, Sebastian Walukiewicz tampil paling stabil (6) dan mulai menunjukkan chemistry lebih baik dengan Berardi sebelum sang kapten cedera.
Sebaliknya, Jay Idzes (5,5) dan Tarik Muharemovic (5,5) tampil mengecewakan. Keduanya lalai saat Douvikas mencetak gol pembuka dan tampak goyah sepanjang laga.
Dalam konferensi pers, Grosso mengakui kelemahan timnya.
“Kami harusnya lebih konkret dan lebih kejam. Kami punya peluang, tapi kalau tidak dimanfaatkan, melawan tim seperti Como semuanya jadi berat.” ucapnya seperti dilansir dari derbyderbyderby.it
Ia juga menegaskan tidak ingin menyalahkan wasit dan menilai Como memang tim kuat yang bisa menyulitkan siapa pun.
Terkait cedera Berardi, Grosso menyebut situasinya cukup mengkhawatirkan.
Baca Juga: Rapor Jay Idzes Usai Sassuolo Tumbang di Markas Como, Kurang Meyakinkan dan Rapuh
“Saya pikir ia akan absen beberapa hari atau minggu. Ini sangat disayangkan karena ia pemain penting bagi kami.”
Sebagai tim promosi yang tampil mengejutkan di awal musim, hasil ini menjadi alarm keras bagi Sassuolo.
Minimnya kreativitas, banyaknya kesalahan individual, serta ketergantungan pada Berardi membuat Neroverdi harus segera membenahi diri jika ingin bertahan nyaman di Serie A.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Rapor Jay Idzes Usai Sassuolo Tumbang di Markas Como, Kurang Meyakinkan dan Rapuh
-
Timur Kapadze Diisukan Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Sesuai Kriteria PSSI?
-
Jay Idzes Berjuang Mati-matian, Tapi Como Terlalu Kuat untuk Sassuolo
-
Beri Sinyal Datangkan Ivar Jenner, Bos Persija Serahkan Keputusan ke Pelatih
-
Indra Sjafri Wajib Resah Lihat Statistik Penyerang Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
-
Viral Tumbler Tuku di Jagat Maya, Berapa Sebenarnya Harganya? Ini Daftar Lengkapnya
Terkini
-
Allano Lima Ungkap Kunci Kemenangan Persija Atas PSIM, The Power of Jakmania
-
Rapor Jay Idzes Usai Sassuolo Tumbang di Markas Como, Kurang Meyakinkan dan Rapuh
-
Here We Go! Kobbie Mainoo Lanjutkan Gelombang Pemain Manchester United ke Napoli
-
Dikritik Habis-habisan, Pep Guardiola: Kalian Lupa, Saya Jenius!
-
Suporter PSIM Nekat Masuk SUGBK, Van Gastel Berharap Aturan Awayday Bisa Dicabut
-
Jay Idzes Berjuang Mati-matian, Tapi Como Terlalu Kuat untuk Sassuolo
-
Indra Sjafri Wajib Resah Lihat Statistik Penyerang Timnas Indonesia untuk SEA Games 2025
-
Jelang Duel vs West Ham, Slot Akui Mental Liverpool Drop
-
Hasil Persija Jakarta vs PSIM Yogyakarta, 2 Gol Telat Untuk Ultah Macan Kemayoran ke-97
-
Beri Sinyal Datangkan Ivar Jenner, Bos Persija Serahkan Keputusan ke Pelatih