Bola / Liga Italia
Sabtu, 29 November 2025 | 10:02 WIB
Aksi Jay Idzes dalam pertandingan melawan AS Roma, Minggu (26/10/2025). (Instagram/@officialasroma)
Baca 10 detik
  • Sassuolo kalah 0-2 dari Como dalam lanjutan Serie A di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Jumat malam (28/11).
  • Pelatih Grosso menyoroti inkonsistensi tim, termasuk penampilan buruk Jay Idzes dan cedera kapten Berardi.
  • Kekalahan ini menjadi alarm bagi Sassuolo mengenai minimnya kreativitas dan tingginya kesalahan individu tim.

Suara.com - Sassuolo menelan hasil pahit setelah kalah 0-2 dari Como dalam lanjutan Serie A di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Jumat malam (28/11).

Setelah tersingkir di Coppa Italia, Neroverdi kembali gagal mencetak gol dan menunjukkan performa yang jauh dari harapan.

Sejumlah pemain tampil di bawah standar termasuk bek Timnas Indonesia, Jay Idzes.

Di lini belakang, Sebastian Walukiewicz tampil paling stabil (6) dan mulai menunjukkan chemistry lebih baik dengan Berardi sebelum sang kapten cedera.

Sebaliknya, Jay Idzes (5,5) dan Tarik Muharemovic (5,5) tampil mengecewakan. Keduanya lalai saat Douvikas mencetak gol pembuka dan tampak goyah sepanjang laga.

Dalam konferensi pers, Grosso mengakui kelemahan timnya.

Sassuolo Terhindar dari Kekalahan, Jay Idzes Puas tapi Kecewa [Instagram Jay Idzes]

“Kami harusnya lebih konkret dan lebih kejam. Kami punya peluang, tapi kalau tidak dimanfaatkan, melawan tim seperti Como semuanya jadi berat.” ucapnya seperti dilansir dari derbyderbyderby.it

Ia juga menegaskan tidak ingin menyalahkan wasit dan menilai Como memang tim kuat yang bisa menyulitkan siapa pun.

Terkait cedera Berardi, Grosso menyebut situasinya cukup mengkhawatirkan.

Baca Juga: Rapor Jay Idzes Usai Sassuolo Tumbang di Markas Como, Kurang Meyakinkan dan Rapuh

“Saya pikir ia akan absen beberapa hari atau minggu. Ini sangat disayangkan karena ia pemain penting bagi kami.”

Sebagai tim promosi yang tampil mengejutkan di awal musim, hasil ini menjadi alarm keras bagi Sassuolo.

Minimnya kreativitas, banyaknya kesalahan individual, serta ketergantungan pada Berardi membuat Neroverdi harus segera membenahi diri jika ingin bertahan nyaman di Serie A.

Kontributor: M.Faqih

Load More