- Bek FC Twente, Mees Hilgers, absen hingga akhir musim karena cedera ligamen lutut serius yang dialaminya.
- FC Twente kesulitan menjual Hilgers karena kontraknya habis 2026 dan ia menolak perpanjangan kontrak sebelumnya.
- Klub diuntungkan secara finansial sebab gaji Hilgers selama pemulihan kemungkinan besar akan ditanggung oleh asuransi.
Suara.com - FC Twente tengah menghadapi situasi rumit terkait masa depan Mees Hilgers.
Bek Timnas Indonesia itu mengalami cedera ligamen lutut sekitar empat pekan lalu dan dipastikan absen hingga akhir musim. C
edera ini menjadi pukulan telak bagi Hilgers maupun klub, namun secara finansial justru ada sisi “keuntungan pahit” bagi FC Twente.
Kontrak Hilgers akan berakhir pada musim panas 2026.
Situasi ini membuat FC Twente berniat menjualnya sejak bursa transfer lalu agar tidak kehilangan sang pemain secara gratis.
Opsi lain adalah memperpanjang kontraknya minimal satu musim, sehingga ia tetap bisa dijual musim berikutnya.
Namun, karena Hilgers tak bersedia menandatangani kontrak baru, manajemen Twente sempat mencoretnya dari skuad dalam beberapa pertandingan.
Keputusan tersebut memunculkan banyak kritik, terutama dari serikat pemain yang menilai tindakan itu merugikan sang bek.
Hilgers sebenarnya sudah membuka pintu hengkang sejak jauh hari.
Baca Juga: Oxford United Tekuk Klub Elkan Baggott, Ole Romeny Hampir Cetak Gol Indah
Ia bahkan hampir pindah ke Ligue 1 untuk bergabung dengan Stade Brest pada bursa transfer musim panas.
Namun, kesepakatan tersebut batal terjadi hanya beberapa jam sebelum jendela transfer ditutup.
Kini, dengan cedera serius yang ia alami, peluang FC Twente untuk menjualnya kembali hilang.
Hilgers harus memulihkan diri terlebih dahulu sebelum bisa menarik minat klub lain.
Masalahnya, selama kontraknya belum diperpanjang, ia tidak dapat kembali bermain bersama Twente, situasi yang semakin mempersulit kedua pihak.
Pengamat sepak bola Bart Frouws dari Voetbal International menilai bahwa Hilgers sebenarnya merupakan salah satu pemain dengan nilai pasar tertinggi di FC Twente.
Berita Terkait
-
Oxford United Tekuk Klub Elkan Baggott, Ole Romeny Hampir Cetak Gol Indah
-
Diperkuat 5 Pemain Keturunan, Media Asing: Timnas Indonesia U-22 Raih Emas SEA Games
-
Rapor Kevin Diks Usai Borussia Monchengladbach Perpanjang Rekor Tanpa Kalah
-
Memanas! Penasihat Timnas Indonesia Bikin Klub Raksasa Eropa Retak dari Dalam
-
Timnas Indonesia Masih Cari Pelatih, Jordi Cruyff Bakal Boyong Jesus Casas?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia