- Hubungan Vinicius Junior dan Xabi Alonso membaik, ditandai salam hangat pasca pertandingan Liga Champions melawan Olympiakos.
- Kylian Mbappe menekankan pentingnya kesatuan tim menyusul pertanyaan media mengenai dinamika antara Alonso dan para pemain bintang.
- Alonso kini memberi kebebasan ofensif lebih besar pada lini depan, menghasilkan serangan eksplosif namun pertahanan tim lebih rapuh.
Suara.com - Hubungan panas antara Xabi Alonso dan Vinicius Junior memasuki babak baru. Hanya sebulan setelah melontarkan kemarahan dan mengisyaratkan hengkang, Vinicius kini terlihat kembali akrab dengan sang pelatih.
Momen salam hangat dan tepukan di punggung dari Alonso saat bintang Brasil itu ditarik keluar menjadi simbol perdamaian di internal Real Madrid.
Langkah damai itu tidak hanya terlihat di lapangan.
Setelah kemenangan dramatis 4-3 atas Olympiakos di Liga Champions, Kylian Mbappe menjelaskan pentingnya menjaga kesatuan tim.
“Kita harus saling melindungi, termasuk melindungi pelatih,” ujar Mbappe.
Pernyataan itu datang setelah Alonso beberapa hari terakhir dihujani pertanyaan soal hubungannya dengan para pemain, terutama dengan Vinicius dan Fede Valverde.
Melihat situasi yang mulai mereda, Valverde turut memposting di media sosial bahwa skuad kini “lebih bersatu dari sebelumnya”.
Berbagai media olahraga Spanyol juga melaporkan adanya perubahan sikap Alonso di ruang ganti, yang disebut lebih terbuka, komunikatif, dan mau mendengar pemain.
Di lapangan, perubahan itu terlihat jelas. Untuk pertama kalinya musim ini, kerja sama Vinicius–Mbappe benar-benar impresif.
Baca Juga: Rumor Bursa Transfer: Harry Kane Ogah ke Barca, Serhou Guirassy Dibidik Real Madrid
Mbappe mencetak hattrick tujuh menit, sedangkan Vinicius tampil tak terbendung di sisi kiri.
Alonso yang sebelumnya terkenal dengan filosofi permainan terstruktur dan penguasaan bola kini tampak memberikan kebebasan ofensif lebih besar kepada lini depan.
Dampaknya, Madrid terlihat lebih eksplosif, tetapi juga lebih rapuh.
Dalam laga kontra Olympiakos, terlihat jelas bahwa beberapa pemain menyerang tidak berkontribusi banyak di fase bertahan. Untuk pertama kalinya musim ini, Vinicius tidak mencatat tekel, duel, atau intersepsi.
Kembalinya para bek cedera seperti Militao, Rüdiger, dan Huijsen nantinya diharapkan dapat menutup celah defensif ini.
Namun untuk saat ini, Madrid berada dalam fase transisi yang rapuh, serangan mematikan, pertahanan keropos.
Berita Terkait
-
Rumor Bursa Transfer: Harry Kane Ogah ke Barca, Serhou Guirassy Dibidik Real Madrid
-
Puja-puji Xabi Alonso untuk Performa Impresif Kylian Mbappe
-
Xabi Alonso Tanggapi Isu Konflik Dirinya dengan Vinicius Jr
-
Hasil Liga Champions: Mbappe Menggila, Real Madrid Gilas Olympiakos
-
Luka Modric Takjub, AC Milan Punya Sejarah Sepadan Real Madrid
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
3 Negara Antre Lawan Timnas Indonesia FIFA Matchday Juni 2026, Erick Thohir Segera Kontrak Resmi
-
Soal Rumor Playoff Tambahan Piala Dunia 2026, PSSI: Kami Belum Dapat Surat dari FIFA
-
Fokus Evaluasi Lini Serang Usai Timnas Indonesia U-17 Gagal Konversi Peluang Jadi Gol Lawan Malaysia
-
Timnas Indonesia Bakal Hadapi Lawan Sekelas Argentina pada November
-
Jadwal Liga Italia Pekan ke-33: Napoli vs Lazio hingga AS Roma vs Atalanta
-
Borja Herrera Cetak Gol Tercepat Super League 2025/2026, Hanya Butuh Waktu 25 Detik
-
PSSI Respons Rumor Play-Off Tambahan Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Jadi Peserta?
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Derbi Merseyside Hingga Man City vs Arsenal