- Paul Scholes memuji kinerja caretaker Michael Carrick yang membawa United ke posisi ketiga klasemen sementara.
- Scholes meragukan pengalaman Carrick menangani situasi sulit klub besar seperti Manchester United saat ini.
- Legenda MU tersebut menilai Carlo Ancelotti adalah kandidat ideal pelatih permanen karena pengalaman manajerialnya.
Suara.com - Legenda Manchester United, Paul Scholes menyatakan bahwa meski Michael Carrick melakukan pekerjaan hebat sebagai caretaker, namun belum pas untuk jadi pelatih tetap di Old Trafford.
Scholes menyebut bahwa kandidat paling ideal untuk jadi pelatih permanen Manchester United ialah eks pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti.
Carrick, yang ditunjuk sebagai manajer sementara setelah pemecatan Ruben Amorim pada Januari, berhasil memenangkan enam dari tujuh laga.
Ia membawa Red Devils naik ke posisi ketiga Premier League, di atas rival top empat seperti Aston Villa, Liverpool, dan Chelsea.
“Michael Carrick melakukan pekerjaan luar biasa, itu sungguh luar biasa perubahannya,” ujar Scholes dilansir dari Metro.uk
“Dia menekan para pemilik klub dengan sangat nyata. Kalau saya jadi pemilik, saya pasti berpikir keras tentang keputusan ini.”
Namun, Scholes tetap mempertanyakan pengalaman Carrick menghadapi situasi sulit di klub besar.
“Pertanyaan tentang Michael adalah, apakah dia memiliki pengalaman? Saya tahu dia sudah menangani tim di Championship, tapi ini jelas berbeda. Bisakah dia membawa United juara Premier League? Kita belum tahu.”
Scholes menegaskan bahwa sosok yang paling tepat untuk Manchester United adalah Carlo Ancelotti.
Baca Juga: Gary Neville Prediksi Manchester United Lolos ke Liga Champions, Siapa Tersingkir?
“Sekarang, yang sempurna ada di luar sana… Ancelotti. Dia bisa membuat pemain merasa seperti jutawan dan punya pengalaman memenangkan banyak trofi,” kata Scholes.
“Satu-satunya pertanyaan adalah apakah dia terlalu tua. Tapi kalau soal pengalaman dan kemampuan manajerial, dia sempurna untuk United.”
Scholes menekankan pentingnya peran manajer yang mampu mengelola pemain secara psikologis, bukan hanya teknik atau taktik.
“Kalau lihat Real Madrid dengan Ancelotti, Zidane, mereka bukan pelatih paling teknis, tapi mereka hebat sebagai manajer pemain,"
"Ruben Amorim terobsesi dengan taktik, tapi tidak berhasil. Apakah klub besar perlu tipe seperti itu, atau justru manajer yang bisa mengelola pemain dengan baik?”
Ia juga menyoroti sejarah Sir Alex Ferguson sebagai bukti bahwa manajemen pemain bisa lebih menentukan daripada taktik.
“Ferguson bukan pelatih teknis tapi dia tahu apa yang pemain butuhkan untuk tampil maksimal,” ujarnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Gary Neville Prediksi Manchester United Lolos ke Liga Champions, Siapa Tersingkir?
-
Manchester United Siapkan Dana Fantastis Rp3,5 T Demi Boyong Bruno Guimaraes
-
Suara Ledakan dan Jet Tempur, Rio Ferdinand Cerita Pengalaman Mencekam di Dubai
-
Wayne Rooney Ketahuan Mabuk-mabukan Semalam Suntuk, Dua Wanita Misterius Jadi Sorotan
-
Peter Schmeichel: Tanpa David Raya, Arsenal Tak Akan Ada di Puncak Premier League
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis Dapat Kabar Buruk! Tchouameni Absen Lawan Paraguay Buntut Cedera Paha
-
Portugal Penuh Keraguan Jelang Hadapi Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis vs Paraguay: Les Bleus Tak Hanya Lawan Albirroja, tapi Juga Suhu 38 Derajat
-
Hasil Piala Dunia 2026: Sontekan Maut Jhon Arias Bawa Kolombia Singkirkan Ghana
-
Argentina Salahkan Lapangan usai Susah Payah Kalahkan Tanjung Verde
-
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah di Piala Dunia 2026
-
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
-
Lionel Messi Cetak 3 Rekor Gila saat Bantu Argentina Singkirkan Tanjung Verde
-
Cristiano Ronaldo Punya Pelatih Baru di Al Nassr