- Pelatih Fabio Grosso memuji lini belakang Sassuolo, terutama Jay Idzes, setelah kalah 0-2 dari Como di Stadion Giuseppe Sinigaglia Sabtu (29/11).
- Como asuhan Cesc Fabregas dinilai tampil solid, terorganisasi, dan efektif memanfaatkan penguasaan bola untuk mendominasi pertandingan.
- Kekalahan ini membuat Sassuolo tertahan di peringkat sepuluh klasemen, sementara Como naik ke posisi keenam liga.
Suara.com - Meski pulang dari markas Como dengan kekalahan 0-2, Fabio Grosso tetap memberi kredit besar untuk lini belakang Sassuolo—terutama duet yang dipimpin bek timnas Indonesia, Jay Idzes.
Menurutnya, sektor pertahanan menjadi satu-satunya aspek positif yang masih bisa dibawa pulang dari laga berat di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (29/11) malam WIB.
Grosso menilai Idzes dan kolega tampil rapat sepanjang pertandingan, bahkan saat Como mendominasi dan memperlihatkan intensitas tinggi.
Baginya, kekalahan dua gol sudah cukup menggambarkan kerja keras barisan belakang yang tak membiarkan skor melebar.
"Kami memiliki beberapa peluang di babak kedua tetapi gagal memanfaatkannya. Tentu saja itu sangat disayangkan. Namun, kami bertahan dengan kuat," ujar Grosso dikutip dari Antara.
Setelah menyinggung hal positif dari timnya, Grosso lalu mengakui kekuatan lawan.
Ia menyebut Como tampil solid dan terorganisasi di bawah arahan Cesc Fabregas.
"Itu pertandingan yang berat. Kami tahu mereka adalah lawan yang tangguh dengan penguasaan bola yang bagus. Kredit untuk Como dan Fabregas," katanya.
Menurut pelatih 48 tahun itu, Fabregas sukses merancang permainan dengan struktur jelas.
Baca Juga: Kabar Buruk untuk Klub Milik Orang Indonesia, Real Madrid Ingin Pulangkan Nico Paz
Para pemain Como dinilai sangat nyaman mengalirkan bola, bergerak antarlini, dan memanfaatkan kemampuan individu untuk membuka ruang.
Dominasi ini membuat Sassuolo kerap terdesak dan kesulitan membangun serangan.
Kesempatan Sassuolo sebenarnya sempat terbuka di babak kedua ketika mereka mendapatkan sejumlah peluang.
Namun buruknya penyelesaian akhir membuat asa itu hilang. Grosso menegaskan timnya harus segera bangkit dan tidak larut dalam kekecewaan.
"Kami harus bekerja, melangkah maju dan fokus pada pertandingan berikutnya dengan memulai dari hal positif," ujarnya.
Di laga ini, Como memastikan kemenangan lewat gol Anastasious Douvikas pada menit ke-14 dan Alberto Moreno pada menit ke-53.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Ketua Federasi Iran: Pemain Kami Diculik Sebelum Dikasih Visa dari Australia
-
6 Fakta Menarik Jelang Duel Panas Real Madrid vs Manchester City Dinihari Nanti
-
Infantino Bawa Pesan Trump untuk Iran: Izin, Kalian Tetap Main kan di Piala Dunia 2026?
-
Donald Trump Kini Persilakan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia 2026
-
Nyaris Kalah di Kandang Newcastle, Hansi Flick Ungkap Borok Performa Barcelona
-
Bantu AS Serang Iran, Israel Kena Batunya Sendiri: Turnamen Sepak Bola Terhenti
-
Hitung-hitungan Persija Jakarta Juara Super League, Bepe Tegaskan Masih Ada Peluang
-
Pelatih Spanyol Puji Striker 'Lama' Rasa 'Baru' Timnas Indonesia: Layak Dipanggil John Herdman!
-
Ragukan Barcelona, Thierry Henry: Arsenal dan Bayern Lebih Siap Juara Champions League
-
Siap Tempur! 3 Pemain Timnas Indonesia dengan Menit Bermain Terbanyak Musim Ini