- Wonderkid Como 1907, Lyfe Oldenstam (18 tahun) bertemu Jay Idzes membahas adaptasi dan akar keturunan Indonesia.
- Sebelum Como, Oldenstam tampil impresif di Ajax U-17 musim 2023/24, mencatatkan dua assist dalam tujuh laga.
- Pemain serbabisa dengan keunggulan dribbling dan kecepatan ini pernah membela Timnas Belanda U-15 dan U-16.
Suara.com - Salah satu nama pemain keturunan Indonesia yang kini mencuri perhatian ialah wonderkid Como 1907, Lyfe Oldenstam.
Pemain berusia 18 tahun itu baru bertemu dengan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes usai pertandingan antara Como 1907 melawan Sassuolo.
“Bertemu Jay Idzes adalah pengalaman yang sangat berharga. Kami berbicara tentang arti beradaptasi dan berkembang di negara baru. Jay sudah lebih dari dua tahun di Italia dan kemampuan bahasa Italia-nya sangat baik,” kata Oldenstam, dikutip dari Como Football Indonesia.
Lebih jauh, keduanya juga membahas soal identitas dan akar keturunan Indonesia yang mereka miliki.
“Kami berbagi cerita tentang keluarga dan apa yang membuat Indonesia begitu istimewa,” ujarnya.
Oldenstam, yang memiliki darah Indonesia dari garis ibunya dan disebut memiliki kakek berasal dari Jakarta.
Sebelum gabung ke Como 1907, Oldenstam sudah tampil impresif saat masih membela Ajax.
Pada musim 2023/24, pemain berusia 16 tahun itu sudah tampil 7 kali, mencatatkan 2 assist, dan mengoleksi total 548 menit bermain di ajang U-17 Division 1 Fall.
Menariknya, ia selalu tampil full 90 menit dalam setiap pertandingan.
Baca Juga: Bursa Pelatih Timnas: Timur Kapadze Kandidat Kuat, STY Tak Masuk Kriteria?
Dua assist tersebut ia torehkan saat Ajax U-17 bermain imbang 4-4 kontra AZ (14 Oktober) dan menang 3-0 atas Utrecht U-17 (10 Oktober).
Pelatih Ajax U-17, Martijn Reuser, menunjukkan kepercayaan besar terhadap Oldenstam dengan selalu menurunkannya sebagai starter.
Oldenstam dikenal sebagai pemain serbabisa. Meski posisi naturalnya adalah winger, ia bisa ditempatkan sebagai gelandang tengah maupun fullback.
Kemampuan dribbling, kecepatan, serta kecakapan dalam mengelabui lawan menjadi keunggulan yang membuatnya cepat menonjol di skuad Ajax muda.
Dalam video yang beredar di akun Instagram @footballtalentnesia, Oldenstam beberapa kali memamerkan teknik gocekan yang membuat pemain lawan kesulitan mengantisipasi gerakannya.
Sebelum direkrut oleh Jong Ajax pada Juli 2020, ia sempat menimba ilmu di VV Unicum dan PEC Zwolle.
Berita Terkait
-
Bursa Pelatih Timnas: Timur Kapadze Kandidat Kuat, STY Tak Masuk Kriteria?
-
Jay Idzes Jadi Agen PSSI? Rayu Wonderkid Klub Serie A Bela Timnas Indonesia
-
Perpindahan Venue Sepak Bola dan Bertambahnya Ancaman Garuda Muda di SEA Games 2025
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Parah! FC Twente Cari Untung dari Cedera Parah Mees Hilgers
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia