- Cyrus Margono meninggalkan KF Dukagjini lewat kesepakatan bersama.
- Posisi starter yang mulai goyah disebut turut memicu kepergiannya.
- Potensi kembali ke Indonesia terbuka lebar jelang bursa transfer BRI Super League.
Suara.com - Kepergian Cyrus Margono dari KF Dukagjini akhirnya resmi diumumkan. Kiper berpaspor Indonesia itu mengucapkan salam perpisahan melalui Instagram Stories pada Minggu (30/11/2025), menandai berakhirnya masa singkatnya di klub Liga Kosovo tersebut.
Ia menyebut keputusan itu diambil atas dasar kesepakatan bersama dan menyampaikan terima kasih kepada staf, pemain, serta para pendukung Dukagjini.
Margono bergabung dengan Dukagjini pada Februari 2025, setelah enam bulan tak memiliki klub usai dilepas Panathinaikos.
Meski hanya semusim, kehadirannya cukup memberi warna di bawah mistar gawang Dukagjini.
Dari 30 penampilan, ia mencatat sepuluh clean sheet dan kebobolan 32 gol, plus tiga kartu kuning sepanjang musim.
Namun performa solid itu tak serta-merta menjamin tempatnya. Setelah sempat menjadi starter dalam 12 laga beruntun, posisi Margono mulai tergeser.
Dalam tiga pertandingan terakhir, ia kehilangan tempat utama—situasi yang diyakini turut mendorongnya mengambil keputusan hengkang lebih cepat dari perkiraan.
Meski begitu, Margono menunjukkan kedewasaan. Ia tak hanya pamit, tetapi juga menyampaikan harapan agar Dukagjini meraih kesuksesan meski dirinya tak lagi menjadi bagian dari tim.
Sang kiper berusia 24 tahun itu juga menegaskan dirinya antusias menyambut tantangan baru dalam karier.
Baca Juga: Thom Haye Pecah Telur di Persib, Dedikasi Golnya Bikin Haru
Kini, masa depan Margono menjadi salah satu pembahasan menarik jelang dibukanya bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 pada awal tahun depan.
Dengan status pemilik paspor Indonesia, peluang kembalinya sang penjaga gawang ke kompetisi domestik terbuka lebar.
Pengalamannya merumput di Eropa membuatnya langsung masuk radar beberapa klub Indonesia yang tengah mencari kiper muda bertalenta.
Jika benar kembali pulang, Margono diprediksi bakal menambah panas persaingan penjaga gawang lokal di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Mentalitas Baja Kevin Diks: Kritik Tim, Main Sangar, dan Cetak Gol Kemenangan Jelang FIFA Series
-
Terlibat Perang dengan AS, Iran Kepikiran Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Persija Jakarta Siap Tempur Lawan Borneo FC Demi Mimpi Juara Usai Dramatis Tekuk Malut United
-
Cristiano Ronaldo Kena Dampak Serangan AS-Israel ke Iran, ACL Ditunda
-
Bojan Hodak Sebut Duel Kontra Persebaya Surabaya Tak Akan Mudah
-
Persib Bandung Hadapi Persebaya di GBT, Barba: Kami Datang untuk Mendapatkan Tiga Poin
-
Persib Bandung Pernah Kalah Telak di GBT, Ini Kata Bojan Hodak
-
Timnas Iran Pesimis Main di Piala Dunia 2026 usai Serangan AS-Israel, FIFA Masih Pantau Situasi
-
Jelang Pekan ke-24, Bojan Hodak Soroti 3 Pemain Persebaya Surabaya
-
Jelang FIFA Series 2026, Justin Hubner Kirim Sinyal Bahaya Lewat Gol di Liga Belanda