- Shin Tae-yong membantah tuduhan kekerasan dari mantan asistennya saat di K League 2025 Awards pada 1 Desember 2025.
- Tuduhan penamparan dan perilaku tidak pantas muncul dari Jeong Seung-hyun, asisten Shin di Ulsan Hyundai.
- Shin menyatakan siap mengundurkan diri dari kepelatihan jika terbukti melakukan kekerasan atau perilaku kasar.
Suara.com - Shin Tae-yong, mantan pelatih timnas Indonesia sekaligus eks pelatih Ulsan Hyundai, menghadapi tuduhan melakukan kekerasan terhadap pemainnya selama menjadi pelatih.
Namun, dalam pernyataan terbaru di K League 2025 Awards pada 1 Desember 2025 di Seoul, Shin menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan penghinaan atau kekerasan verbal maupun fisik terhadap pemain.
Ia menambahkan, jika memang benar melakukan hal tersebut, ia tidak akan mampu melanjutkan karier kepelatihannya.
Tuduhan ini muncul dari Jeong Seung-hyun, mantan asistennya, yang mengklaim Shin pernah menampar dan melakukan perilaku tidak pantas terhadap pemain Ulsan.
Jeong menegaskan bahwa, meski tindakan menampar dianggap ringan, hal itu tetap tidak dapat diterima dalam lingkungan sepak bola profesional.
Beberapa pemain lain juga dikabarkan merasakan pengalaman serupa, sehingga Jeong berharap klub dan kapten tim Lee Chung-yong bersikap transparan dalam menanggapi masalah ini.
Shin Tae-yong menjelaskan bahwa insiden yang dimaksud terjadi dalam konteks pribadi antara dirinya dan Seung-hyun setelah sekian lama tidak bertemu.
Ia mengaku terkejut ketika tuduhan muncul, namun siap membicarakan hal ini langsung dengan Jeong untuk mengklarifikasi situasi.
"Jika tindakan saya membuatnya merasa tidak nyaman, saya siap mengakui kesalahan. Mungkin saya terlalu ekspresif karena senang saat itu," ujar Shin dilansir dari Vietbao
Baca Juga: Media Belanda: Giovanni van Bronckhorst Belum Jelas Mau Jadi Peltih Timnas Indonesia atau Tidak
Dalam wawancara tersebut, Shin menekankan bahwa jika ada bukti valid yang menunjukkan dirinya bersalah, ia siap mundur dari dunia kepelatihan.
Ia juga berharap agar semua kontroversi segera selesai agar pemain Ulsan dapat kembali fokus pada pertandingan dan menampilkan performa terbaik.
"Saya tidak pernah bersikap kasar atau tidak sopan kepada para pemain. Jika sebaliknya terbukti, saya akan segera meninggalkan posisi pelatih," tegasnya.
Pelatih asal Korea Selatan ini berharap kontroversi cepat berakhir agar fokus klub kembali ke kompetisi.
Ia juga ingin semua pihak melihat bahwa hubungannya dengan pemain selalu didasari respek dan profesionalisme, dan bahwa tuduhan yang muncul tidak mencerminkan metode kepelatihannya secara keseluruhan.
Dengan pernyataan tegas ini, Shin Tae-yong menunjukkan sikap terbuka untuk bertanggung jawab namun tetap membela integritasnya.
Berita Terkait
-
Media Belanda: Giovanni van Bronckhorst Belum Jelas Mau Jadi Peltih Timnas Indonesia atau Tidak
-
Rekor Spesial John Herdman yang Tak Dimiliki Calon Pelatih Timnas Indonesia Lainnya
-
Kapten Vietnam Usung Misi Balas Dendam ke Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
-
Bukan Meremehkan, Alasan Shin Tae-yong Pesimistis Rizky Ridho Menang FIFA Puskas Award 2025
-
Meski Batal Gabung, Timur Kapadze Beri Saran Taktik yang Cocok untuk Timnas Indonesia
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Calon Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Sukses Puncaki Daftar Top Skor Super League
-
Pemilu Presiden Barcelona Sengit! Kandidat Lain Usung Koalisi Bersama Lawan Joan Laporta
-
3 Pemain Andalan Timnas Indonesia Era STY Kini Nelangsa, Tergeser dari Skuad dan Semua Cedera
-
Kebobolan Menit 90+4, Rizky Ridho Kecewa Persija Gagal Menang di JIS
-
Nova Arianto Panggil 28 Pemain untuk TC Timnas U-20, Fokus Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Asia
-
5 Klub Termahal di BRI Super League 2025/26, Persib Bandung Paling Mewah
-
2 Pemain Timnas Indonesia di Serie A: Emil Audero Paling Banyak Save, Jay Idzes Masuk 10 Besar Tekel
-
John Herdman Temukan Solusi Pengganti Thom Haye, Ada Andil Patrick Kluivert
-
Skenario Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Ancaman Nyata dari Jepang Hingga Yordania
-
Kenapa Barcelona Gagal ke Final Copa del Rey meski Menang 3-0 atas Atletico Madrid?