- Pemilihan Presiden Barcelona dijadwalkan pada 15 Maret 2026, dengan Joan Laporta menjadi kandidat kuat favorit.
- Joan Laporta mengumpulkan 8.169 dukungan, melebihi batas minimal 2.337 untuk maju dalam kontestasi.
- Victor Font (5.144) dan Marc Ciria (2.844) menduduki posisi kedua dan ketiga, sementara Xavier Vilajoana gagal lolos.
Suara.com - Joan Laporta tetap menjadi favorit kuat untuk terpilih kembali sebagai Presiden Barcelona periode keempat.
Pemilihan dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret 2026, dengan Laporta memimpin jauh setelah lima tahun masa jabatan sebelumnya.
Untuk bisa maju, setiap kandidat wajib mengumpulkan minimal 2.337 tanda tangan anggota klub. Batas pengumpulan adalah Senin lalu, dan Laporta dikabarkan unggul jauh dibanding kandidat lain.
Menurut Marca, Laporta menyerahkan 8.169 tanda tangan, paling banyak dari semua kandidat.
Posisi kedua ditempati Victor Font dengan 5.144 tanda tangan, dukungan terbesar kedua sejak pemilu 2021, dibantu oleh mantan pelatih dan pemain Xavi Hernandez.
“Kami tidak melihat adanya kehilangan kepercayaan sama sekali. Kami sangat menghargai tanda tangan ini, bahkan lebih dari 2021, karena saat itu mobilisasi lebih besar dan klub berada dalam situasi lebih rumit,” kata Laporta kepada Sport.
Kandidat lain seperti Marc Ciria mengumpulkan 2.844 tanda tangan, sementara Xavier Vilajoana hanya 1.593.
Dengan jumlah tersebut, Vilajoana kemungkinan tidak bisa ikut pemungutan suara final.
Jika dibandingkan pemilu 2021, Laporta mengalami penurunan dukungan.
Baca Juga: Joan Laporta Lolos dari Lubang Jarum! Hakim Tolak Tuduhan Pencucian Uang
Saat itu ia mengumpulkan 10.257 tanda tangan, 2.086 lebih banyak dari sekarang.
Sementara itu, Victor Font justru meningkatkan dukungan sebanyak 713 tanda tangan.
Di tengah kondisi ini, muncul wacana koalisi untuk menantang Laporta.
Beberapa kandidat sempat dikabarkan berdiskusi soal kemungkinan kampanye bersama, meski Ciria dan Vilajoana menolak koalisi secara terbuka. Font menyatakan dirinya terbuka terhadap ide tersebut.
“Rasanya ada anggapan dari fans bahwa kami sudah pasti menang, tapi 8.171 anggota berusaha keras untuk membuat pencalonan kami layak, meski survei menunjukkan kami favorit,” tambah Laporta.
Jika koalisi benar-benar terjadi, jumlah tanda tangan gabungan bisa mencapai 9.905, 734 lebih banyak dari Laporta.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Donald Trump Siap Serahkan Trofi Juara di Final Piala Dunia 2026
-
Skandal Investasi? Pejabat AS Raup Untung Fantastis dari IPO SpaceX
-
Review Series A Good Girl's Guide to Murder, Misteri Hilangnya Siswi Populer
-
17 Kode Redeem FF Aktif 19 Juli 2026: Kesempatan Klaim Hadiah Kolaborasi Blue Lock
-
Spanyol Siapkan Senjata Taktik Fleksibel demi Tumbangkan Argentina di Final Piala Dunia 2026
-
Saling Balas 10 Gol, Segini Uang yang Diraih Inggris Setelah Kalahkan Prancis!
-
Rayakan Musim Panas dan Kebebasan Diri, BB Girls Rilis Lagu Body Wave
-
Drama 10 Gol, Inggris Juara 3 Piala Dunia 2026 Usai Tekuk Prancis
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan 19 Juli 2026: Pintu Rezeki Terbuka Lebar
-
Ibadah Menjadi WNI: Mengapa Menertawakan Keadaan Jadi Tameng Terakhir Kita?