-
Monchengladbach tersingkir 1-2 dari St. Pauli di DFB Pokal.
-
Pelatih Polanski mengkritik keras mentalitas buruk tim di awal laga.
-
Kekalahan ini menghentikan langkah Kevin Diks Cs di babak 16 besar.
"Saat jeda, kami bertekad untuk memberikan tekanan lebih kepada lawan," ungkap Polanski.
"Kami berhasil melakukannya lewat gol penyama kedudukan," lanjutnya, menjelaskan titik balik di awal paruh kedua.
"Setelah itu, kami mulai masuk ke dalam permainan," imbuhnya, menandakan adanya peningkatan moral dan performa.
Sayangnya, periode kebangkitan yang sempat dinikmati Monchengladbach tidak mampu dipertahankan hingga akhir pertandingan.
Polanski kemudian menyoroti bahwa timnya gagal mempertahankan intensitas tekanan yang diperlukan untuk mendominasi pertahanan St. Pauli.
Kegagalan ini sangat terlihat dalam upaya Monchengladbach untuk menciptakan dominasi di sepertiga akhir lapangan lawan.
Pelatih berusia 37 tahun itu merasa para pemainnya tidak berhasil menempatkan diri pada posisi ideal untuk terus menekan.
Alhasil, pertandingan berjalan datar tanpa Monchengladbach mampu menciptakan peluang-peluang emas secara konsisten.
"Tetapi kami tetap tidak benar-benar bisa berada di posisi yang diperlukan untuk menekan lawan lebih lama di sepertiga akhir," Polanski mengkritik.
Baca Juga: Rapor Kevin Diks Blunder Dibikin Malu St Pauli
Kekalahan 1-2 ini memastikan St. Pauli melaju ke babak perempat final DFB Pokal, sementara Monchengladbach harus angkat koper.
Louis Oppie menjadi penentu kemenangan bagi tim tamu dengan golnya di menit ke-83, membuat Monchengladbach tersingkir.
Polanski menegaskan bahwa kekalahan ini harus menjadi bahan evaluasi serius, khususnya terkait mentalitas tanding tim di momen-momen krusial.
Kecepatan dan intensitas bermain yang kurang di awal laga menjadi fokus utama yang perlu diperbaiki oleh seluruh anggota tim.
Performa buruk di babak 16 besar ini menjadi catatan merah bagi Monchengladbach di kompetisi piala domestik musim 2025/2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Putaran Kedua Dimulai! Jadwal Lengkap Pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026
-
Prediksi Skor Real Madrid vs AS Monaco: Era Baru Arbeloa di Liga Chamipons Dimulai
-
Cristiano Ronaldo Menang Gugatan atas Juvenuts, Bianconeri Gagal Tarik Dana Rp172 Miliar
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Manchester City: Misi Bangkit The Citizens di Liga Champions
-
Penalti Panenka yang Gagal, Pelatih Maroko: Mental Brahim Diaz Sudah Keganggu
-
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs PSG: Ujian Berat Singa Lisboa Hadapi Juara Bertahan
-
Tepis Isu Balik Lagi ke Real Madrid, Jose Mourinho Beri Jawaban Menohok
-
Jawaban Tegas Manajemen Persija Jakarta Terkait Kabar Perekrutan Ivar Jenner: Sampai Saat Ini...
-
Diserang Paul Scholes dan Nicky Butt, Roy Keane Pasang Badan Buat Lisandro Martinez
-
Arne Slot Bisa Bernafas Lega, Manajemen Liverpool Belum Tertarik pada Xabi Alonso