Bola / Bola Indonesia
Senin, 19 Januari 2026 | 19:05 WIB
Ivar Jenner (IG Ivar Jenner)
Baca 10 detik
  • Gelandang Ivar Jenner dirumorkan pindah ke Persija Jakarta karena kontraknya di FC Utrecht habis.

  • Manajer Persija menyatakan belum ada informasi resmi terkait bergabungnya Ivar Jenner ke dalam skuad.

  • Banyak pemain Timnas Indonesia memilih berkarier di liga domestik untuk mencari menit bermain reguler.

Suara.com - Spekulasi mengenai masa depan gelandang muda berbakat Ivar Jenner kini tengah menjadi pusat perhatian publik.

Pemain yang memiliki darah keturunan Indonesia ini santer diberitakan segera merapat ke klub Persija Jakarta.

Kabar ini mencuat setelah durasi kontrak sang pemain dengan FC Utrecht akan segera menemui titik akhir.

Situasi di Liga Belanda nampaknya mendorong pemain berusia 22 tahun tersebut untuk mencari tantangan baru.

Ivar Jenner dikabarkan memiliki keinginan kuat untuk segera angkat kaki dari klub yang bermarkas di Utrecht.

Alasan utama di balik niat hengkang tersebut adalah minimnya kesempatan promosi ke skuad utama senior.

Hingga saat ini status Ivar masih tertahan di tim cadangan tanpa kepastian naik ke level tertinggi.

Performa Ivar Jenner bersama Jong Utrecht pada kompetisi Eerste Divisie musim 2025/2026 juga mengalami fluktuasi.

Posisi reguler yang sebelumnya ia pegang di kasta kedua Belanda kini mulai sering tergeser pemain lain.

Baca Juga: 5 Pemain Abroad yang Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Penurunan menit bermain ini menjadi indikator kuat bahwa sang gelandang memerlukan suasana tim yang berbeda.

Macan Kemayoran kemudian muncul sebagai kandidat kuat yang disebut-sebut akan menjadi pelabuhan baru karier Ivar.

Namun menanggapi spekulasi yang beredar luas tersebut manajemen Persija Jakarta akhirnya memberikan pernyataan resmi mereka.

Manajer Persija Jakarta Ardhi Tjahjoko mengaku belum mendapatkan laporan mendalam mengenai rencana perekrutan gelandang tersebut.

"Sampai saat ini masih belum ada informasi," katanya saat dihubungi oleh awak media.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa proses komunikasi antara kedua belah pihak mungkin belum masuk tahap final.

Load More