- Menkeu bantah isu jabatan Wamenkeu di BI jadi penyebab rupiah anjlok ke Rp16.955.
- IHSG tetap kuat di level 9.000, sinyal aliran modal asing masih masuk ke Indonesia.
- Pemerintah fokus jaga likuiditas dan percepat belanja negara untuk perkuat rupiah.
Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi belakangan ini tidak berkaitan dengan isu pencalonan Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono, sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Berdasarkan data pasar, nilai tukar rupiah ditutup anjlok ke level Rp16.955 per dolar AS pada Senin (19/1/2026). Angka ini menunjukkan pelemahan sebesar 0,40 persen dibandingkan penutupan hari Kamis sebelumnya yang berada di posisi Rp16.896.
Meski rupiah terpuruk, Menkeu menyoroti kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang justru menunjukkan performa positif. Saat ini, IHSG terpantau masih bertahan kuat di level 9.000. Menurut Purbaya, penguatan indeks ini menjadi indikasi bahwa aliran modal asing (foreign flow) masih masuk ke pasar modal Indonesia.
"Kalau indeks naik ke situ, pasti ada flow asing masuk juga. Tidak mungkin domestik sendiri yang mendorong ke level tersebut. Jadi tinggal tunggu waktu saja rupiah menguat kembali karena suplai dolar akan bertambah," ujar Purbaya di Gedung DPR, Senin (19/1/2025).
Menkeu memastikan pemerintah terus memperkuat fondasi ekonomi nasional untuk menghadapi volatilitas global. Ia optimis rupiah akan pulih karena fundamental ekonomi Indonesia tetap solid.
Ada dua langkah utama yang disiapkan pemerintah yakni dengan memastikan likuiditas di sistem finansial tetap terjaga melalui koordinasi ketat antarlembaga keuangan dan mendorong program belanja pemerintah agar segera direalisasikan di awal tahun guna menstimulus pertumbuhan.
"Rupiah akan tergantung pada fundamental ekonominya. Kami pastikan likuiditas cukup agar ekonomi tetap jalan," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Trump Perpanjang Gencatan Senjata Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Turun
-
Rupiah Melemah Hari Ini, Dolar AS Naik ke Rp17.164 Jelang Pengumuman BI
-
IHSG Masih Tertekan di Awal Sesi ke Level 7.528
-
Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Kini Rp 2,83 Juta/Gram
-
IHSG DIproyeksi Kebanjiran Dana Asing, Jadi Sentimen Positif di Tengah Perang
-
Harga Emas di Pegadaian Naik Lagi, Antam Hingga UBS Kompak Meroket
-
Rupiah Nyungsep, BI Diramal Tahan Suku Bunga
-
TERPOPULER BISNIS: Reformasi IHSG Diakui MSCI, Status "Beku" Berlanjut
-
BRI Life Incar Pasar Gen Z Lewat Asuransi MODI
-
Wall Street Merah Lagi Gegara Perang Masih Berkobar