-
Hodak khawatir Persija lebih stabil ancam gelar Persib.
-
Borneo FC pimpin klasemen, tapi Persija dianggap berbahaya.
-
Persib perlu waktu Hodak targetkan puncak klasemen Mei.
Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mulai menunjukkan kekhawatirannya terhadap persaingan gelar Super League musim ini. Bukan Borneo FC yang kini berada di puncak klasemen, melainkan Persija Jakarta yang justru membuatnya paling waspada.
Menurutnya, Macan Kemayoran sedang berada dalam kondisi yang jauh lebih berbahaya dibanding tim mana pun.
Persaingan tiga besar Super League saat ini memang memanas. Borneo FC yang sempat mencatat 11 kemenangan beruntun kini tertahan usai dikalahkan Bali United.
Meski begitu, mereka masih kukuh di posisi pertama dengan 33 poin dari 12 pertandingan. Tepat di bawahnya, Persija Jakarta membuntuti dengan 29 poin dari 13 laga.
Persib masih berada di urutan ketiga dengan raihan 25 poin dari 11 pertandingan, menyisakan dua laga tunda yang bisa mengubah peta persaingan.
Duel krusial melawan Borneo FC pada 5 Desember nanti menjadi kesempatan besar bagi Maung Bandung untuk mempersempit jarak.
“Lihat catatan tim itu, mereka tim yang bagus. Jadi ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit,” ujar Bojan Hodak kepada awak media.
Namun secara mengejutkan, Hodak menilai ancaman terbesar justru datang dari Rizky Ridho dan kawan-kawan.
Performanya yang terus stabil membuat Persija dianggap sebagai tim yang lebih mengkhawatirkan.
Baca Juga: Jeda Kompetisi, PSIM Yogyakarta Putuskan Libur Satu Minggu
“Saya perlu melihat dulu siapa yang masih tersedia di skuad kita untuk pertandingan ini. Tapi secara keseluruhan, saya lebih khawatir tentang Persija karena hal-hal lain,” tegasnya.
Hodak kemudian menegaskan bahwa Persib saat ini masih dalam fase pembentukan.
Meski progresnya terlihat, masih banyak aspek yang butuh sentuhan, baik dalam hal pertahanan maupun agresivitas menyerang.
“Ini tim yang berbeda. Tim tahun lalu sudah bermain bersama selama beberapa tahun. Jadi saya katakan bahwa kita butuh waktu. Bahkan sekarang belum sempurna."
"Masih ada kesalahan dalam pertahanan dan serangan. Tapi saya pikir kita semakin baik dan saya harap pada bulan Mei kita akan berada di puncak,” tutup Bojan Hodak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Prabowo Puji Peran TNI Dongkrak Produksi Beras, Panen Capai 19,2 Juta Ton hingga Juni 2026
-
Bukan Berhenti Total, Ini Tugas Baru Nanik S. Deyang dari Prabowo Usai Mundur dari Kepala BGN
-
3 Zodiak yang Menarik Kesuksesan dan Kekayaan Hari Ini 22 Juli 2026
-
5 Tips Memilih Sepeda Hybrid untuk Pemula agar Nyaman dan Awet Dipakai Bertahun-tahun
-
Shio Apa yang Cocok untuk Pasangan dengan Shio Naga?
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Literasi Kelas Menengah: Saat Hobi Membaca Menjadi Sebuah Privilege
-
Mengapa Transportasi Umum Jadi Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Sehari-hari di Jakarta
-
OJK Restui Merger BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari, Industri Perbankan Syariah Makin Kuat