- Inggris berhasil menyelesaikan kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan delapan kemenangan tanpa kemasukan gol.
- Thomas Tuchel menegaskan Inggris saat ini berstatus penantang, bukan calon juara serius Piala Dunia.
- Menurut Tuchel dan pengamat, Inggris harus bermain kolektif untuk meraih sukses di turnamen besar mendatang.
Suara.com - Inggris menjalani kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan catatan sempurna, delapan kemenangan, tanpa kebobolan.
Namun meski sudah melewati putaran kualifikasi tanpa cela, Thomas Tuchel mengingatkan publik bahwa timnya belum boleh dianggap calon juara serius.
“Banyak tim sudah lebih dulu juara dunia, seperti Brasil, Argentina, Spanyol, Prancis,” ujar Tuchel dilansir dari TNT Sports.
Tuchel menekankan bahwa Inggris meskipun memiliki skuad bintang, saat ini hanya bisa disebut penantang, bukan unggulan.
Tuchel mengaku paham tuntutan publik yang tinggi.
Namun ia menegaskan, agar sukses di turnamen besar, Inggris harus bermain sebagai tim, bukan mengandalkan individu.
“Kalau kita tidak bermain sebagai tim, kita tidak ada harapan,” kata Tuchel.
“Kami bukan kandidat juara paling awal. Kami akan ke Piala Dunia sebagai penantang.”
Skuad Inggris saat ini memang dipenuhi pemain top: di lini depan ada penyerang dan gelandang kelas dunia, di lini tengah dan belakang ada kombinasi pemain muda dan berpengalaman.
Baca Juga: Debutan Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Pede Ingin Jajal Kekuatan Brasil
Namun menurut banyak pengamat, kombinasi itu bukan jaminan langsung gelar juara.
Legenda Inggris, Nigel Winterburn, juga memberikan catatan keras. Menurutnya, sejauh ini Inggris belum diuji melawan tim papan atas yang benar-benar menawarkan ancaman.
“Di kualifikasi kita belum ketemu lawan berat tim bertahan, tim teknik, tim tim besar Eropa. Kita belum lihat bagaimana Inggris merespon tekanan dan taktik mereka,” ujarnya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Debutan Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Pede Ingin Jajal Kekuatan Brasil
-
Mantan Anak Asuh Timur Kapadze Punya Kans Juara Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Kontrak Baru Mandek, Masa Depan Vinicius Junior di Real Madrid Kian Tak Pasti
-
Carlo Ancelotti Siapkan Kartu AS Brasil di Piala Dunia 2026, Vinicius Jr Tersisih?
-
Manchester United Terancam Putus Tradisi 68 Tahun di Piala Dunia Gara-Gara Thomas Tuchel
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terkini
-
Nestapa Mohamed Salah di Piala Afrika 2026 Kini Pulang ke Anfield Demi Tempat Utama
-
Florentino Perez Dikepung Amarah Fans, Bernabeu Jadi Saksi Krisis Real Madrid
-
Sassuolo Kalah Tipis dari Napoli, Jay Idzes: Kami Bikin Pasukan Conte Kerepotan
-
Incar Kemenangan ke-12 Beruntun, Barcelona Diterpa Kabar Buruk Jelang Lawan Real Sociedad
-
Scudetto Makin Menjauh, Tiket Liga Champions Jadi Paling Realistis Bagi Juventus
-
Kim Sang-sik Disebut Tak Punya Rival Seimbang di Piala AFF 2026, John Herdman Diremehkan?
-
Jacksen F. Tiago Turun Gunung, Sebut Pembinaan Usia Dini Kunci Emas Sepak Bola Putri Indonesia
-
Rapor Miliano Jonathans Usai Debut di Excelsior: Main 16 Menit Tapi Jadi Kreator Gol
-
Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Meninggal Dunia, Kolaps Dipinggir Lapangan
-
Ronald Koeman Merasa Belanda Tak Diperhitungkan di Piala Dunia 2026