- Thailand menang telak 6-1 atas Timor Leste pada SEA Games 2025 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Rabu (3/12/2025).
- Presiden FAT, Nualphan Lamsam, memberikan bonus tunai Rp260 juta kepada tim setelah kemenangan tersebut.
- Pelatih Thailand memuji perlawanan sengit Timor Leste meskipun timnya mampu mencetak enam gol.
Suara.com - Tuan rumah Thailand langsung mengirimkan sinyal bahaya yang sangat serius di hari pertama cabang olahraga sepak bola SEA Games 2025.
Bukan hanya karena kemenangan telak 6-1 atas Timor Leste, tetapi juga karena sebuah gestur yang menunjukkan betapa besarnya ambisi mereka dengan guyuran bonus instan senilai ratusan juta rupiah.
Bermain di hadapan publiknya sendiri di Stadion Rajamangala, Bangkok, Rabu (3/12/2025) malam WIB, pasukan Gajah Perang Muda sempat dibuat frustrasi di babak pertama.
Meskipun mendominasi total, mereka baru bisa memecah kebuntuan jelang turun minum lewat gol Yotsakorn Burapha.
Namun, babak kedua menjadi panggung pembantaian. Pesta lima gol tambahan tercipta, di mana Yotsakorn Burapha melengkapi torehan hat-trick-nya, ditambah gol dari Siraphop, Sanron Iklas, dan Kakana Khamyok.
Euforia kemenangan ini tak berhenti di lapangan. Sesaat setelah laga usai, Presiden Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT), Nualphan Lamsam atau yang akrab disapa Madam Pang, langsung turun tangan.
Ia memberikan bonus tunai sebesar 500.000 baht atau setara Rp260 juta kepada seluruh tim.
Langkah ini dikonfirmasi langsung oleh sang pelatih, Thawatchai Damrong-Ongtrakul.
"Terima kasih kepada Presiden Nualphan Lamsam, yang mengunjungi sesi latihan kemarin, dan hari ini pergi ke ruang ganti untuk menyemangati dan memberikan hadiah 500.000 baht kepada para pemain. Kami sungguh berterima kasih,” kata Thawatchai dikutip dari Bongda24h.vn.
Baca Juga: Cedera Hamstring, 3 Pemain yang Berpotensi Gantikan Marselino Ferdinan di SEA Games 2025
Meskipun menang telak, Thawatchai justru memberikan pengakuan berkelas terhadap lawan.
Ia menyebut Timor Leste memberikan perlawanan sengit yang membuat timnya berada di bawah tekanan.
“Timor Leste bermain bagus dan memberikan banyak tekanan. Kami beruntung tidak kebobolan lagi dan berhasil mencetak gol di akhir babak pertama," kata Thawatchai.
"Di babak kedua, kami mengubah lebih banyak elemen serangan untuk meningkatkan tekanan dan mencetak lebih banyak gol,” tambahnya.
Ia juga berterima kasih atas dukungan suporter dan menegaskan bahwa tujuan utama timnya adalah memberikan kepuasan bagi para pendukung tuan rumah.
“Terima kasih kepada para penggemar yang datang ke stadion untuk mendukung tim. Meskipun Rajamangala adalah stadion besar, jumlah penontonnya tidak sedikit," ujar Thawatchai.
Berita Terkait
-
Tak Putar Lagu Kebangsaan Laos dan Vietnam, Panitia SEA Games 2025 Buka Suara
-
Marselino Ferdinan Absen, Wonderkid Persik Rifqi Ray Diharapkan Bisa Unjuk Gigi
-
Hari Pertama Cabor Sepak Bola SEA Games 2025 Kacau Balau, Panitia Dinilai Belum Siap
-
Absennya Marselino Ferdinan di SEA Games Jadi Sorotan Tajam Media Vietnam
-
Herry IP Tak Gentar Indonesia Turunkan Sabar/Reza di Ganda Putra SEA Games 2025
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Here We Go! Mees Hilgers Sudah Bisa Lari Lagi, Siap Bela Timnas Indonesia?
-
Cerita Istri Paulo Dybala Kontraksi di Tengah Laga Roma vs Juventus, Anak Pertama Lahir di Klinik
-
Masih Impresif di Usia 40 Tahun, Luka Modric Bikin Kaka Terkagum-kagum
-
Terjebak di UEA, Rekan Thom Haye Teriak Minta Tolong: Kami Punya Bayi, Keluarkan Kami dari Sini
-
Dewa United Tertinggal dari Manila Digger, Rafael Struick Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
Pierluigi Collina Samakan VAR dengan Pernikahan: Awalnya Cinta Mati Lalu Ribut Kecil
-
Teka Teki Pelatih Real Madrid Musim Depan Ada Titik Terang, Eks Chelsea Jadi Kandidat Terkuat
-
Wasit Daniele Doveri Pimpin Derby della Madonnina, Galak ke Inter, Sering Untungkan AC Milan
-
Ditawari Rp2 Miliar untuk Pensiun Dini, Eks Bek Manchester United Melawan: Saya Benci Sir Alex
-
Gareth Bale Ungkap Rahasia: Hampir Bela Manchester United tapi Batal Gegara Ini