- Roy Keane mengkritik tajam Manchester United setelah imbang 1-1 melawan West Ham di Old Trafford.
- United gagal mempertahankan keunggulan setelah mencetak gol pertama, menyebabkan mereka tertahan di posisi kedelapan.
- Gary Neville dan Diogo Dalot sepakat United kurang intensitas dan klinis dalam mengamankan kemenangan.
Suara.com - Legenda Manchester United, Roy Keane, kembali melontarkan kritik tajam setelah Setan Merah gagal meraih kemenangan di kandang sendiri.
Bermain di Old Trafford, Kamis malam waktu setempat, United hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan West Ham.
Di laga tersebut, Manchester United sebenarnya unggul lebih dulu lewat gol Diogo Dalot pada menit ke-60.
Namun kegagalan menjaga intensitas permainan membuat West Ham berhasil menyamakan kedudukan melalui Soungoutou Magassa pada menit ke-83.
Hasil imbang itu membuat United tetap tertahan di posisi kedelapan klasemen Premier League, melewatkan peluang emas naik ke peringkat kelima.
“Setiap kali saya menonton Manchester United, mereka mengecewakan saya,” tegasnya.
“Anda unggul 1-0 melawan tim di tiga terbawah klasemen, tetapi mereka malah mengendurkan tekanan.” tambahnya seperti dilansir dari Sky Sports.
Keane menilai United gagal menunjukkan keganasan dan mentalitas untuk menutup pertandingan.
“Mereka tidak klinis, tidak cukup kejam untuk mengamankan kemenangan. Ini masalah yang sama berulang-ulang. Anda bisa naik ke posisi kelima, tapi justru menunjukkan performa yang putus asa.”
Baca Juga: Manchester United Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Terdampak Banjir di Sumatra
Ia juga menyoroti reaksi suporter yang mulai tak sabar dengan performa tim. Sorakan kecewa terdengar saat laga berakhir, menambah tekanan bagi pelatih Ruben Amorim dan para pemain.
Eks kapten United lainnya, Gary Neville, sepakat dengan Keane. Ia menilai United membiarkan pertandingan berjalan tanpa arah.
“Mereka tidak menunjukkan urgensi yang cukup. Laga dibiarkan mengalir begitu saja,” ujarnya.
Sementara itu, Diogo Dalot tak menampik hasil imbang itu mengecewakan dan mengakui kesalahan yang ia dan rekan-rekannya buat.
“Kami tidak boleh sekhawatir itu setiap kali unggul,” kata Dalot.
“Kami ceroboh dalam penguasaan bola dan tidak bisa mempertahankan ritme permainan. Kami bertanggung jawab atas hasil ini.”
Berita Terkait
-
Klasemen Liga Inggris: Gol Magassa Tahan Manchester United di Peringkat Kedelapan
-
Manchester United Kecolongan di Menit Akhir, Ruben Amorim Geleng-geleng
-
Manchester United Tergelincir di Old Trafford, Ditahan Imbang West Ham 1-1 Liga Inggris Pekan Ke-14
-
Chelsea Kejar Wonderkid Burkina Faso, Siap Bersaing dengan Duo Manchester
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Jatuh Tertimpa Tangga! Kalah dari Getafe, 3 Pemain Real Madrid Dijatuhi Sanksi Berat
-
Pelatih Brighton Tuding Arsenal Lakukan Cara Haram untuk Raih Kemenangan
-
Gennaro Gattuso Dianggap Juru Selamat untuk Italia Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Here We Go! Mees Hilgers Sudah Bisa Lari Lagi, Siap Bela Timnas Indonesia?
-
Cerita Istri Paulo Dybala Kontraksi di Tengah Laga Roma vs Juventus, Anak Pertama Lahir di Klinik
-
Masih Impresif di Usia 40 Tahun, Luka Modric Bikin Kaka Terkagum-kagum
-
Terjebak di UEA, Rekan Thom Haye Teriak Minta Tolong: Kami Punya Bayi, Keluarkan Kami dari Sini
-
Dewa United Tertinggal dari Manila Digger, Rafael Struick Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
Pierluigi Collina Samakan VAR dengan Pernikahan: Awalnya Cinta Mati Lalu Ribut Kecil
-
Teka Teki Pelatih Real Madrid Musim Depan Ada Titik Terang, Eks Chelsea Jadi Kandidat Terkuat