- Wasit Alejandro Quintero melaporkan kericuhan pertandingan Real Madrid vs Celta Vigo dipicu kartu merah Endrick dan Carreras.
- Alvaro Carreras mendapat kartu merah langsung karena menghina wasit, sementara Endrick berteriak di luar area teknis.
- Dani Carvajal mengancam wasit di terowongan stadion pasca laga yang berakhir dengan kekalahan 0-2 Real Madrid.
Suara.com - Pertandingan La Liga antara Real Madrid vs Celta Vigo diwarnai insiden kericuhan antara kedua pemain. Wasit yang memimpin pertandingan, Alejandro Quintero dalam laporannya mengurai penyebab kericuhan yang terjadi.
Dalam laporannya, Quintero menjelaskan tingkah anak asuh Xabi Alonso yang begitu liar, bukan hanya karena kartu merah Endrick dan Alvaro Carreras, namun juga insiden amukan Dani Carvajal.
Dilansir dari Mundo Deportivo, Alvaro Carreras mendapat kartu merah langsung akibat menghina wasit Quintero.
Menurut Quintero dalam laporannya, Carreras menghina dirinya dengan sebutan buruk.
Ucapan ini masuk kategori penghinaan terhadap otoritas pertandingan yang berpotensi membuatnya menerima skorsing dua pertandingan atau lebih.
Tidak hanya Carreras, pemain muda Brasil Endrick juga menerima kartu merah. Dalam laporannya, Quintero menuliskan bahwa pemain Brasil itu keluar dari area teknis hingga berteriak ke arah wasit keempat.
Yang mengejutkan banyak pihak adalah keterlibatan Daniel Carvajal, yang saat pertandingan tidak berada di lapangan karena sedang cedera.
Namun, usai laga, ia dikabarkan mendatangi wasit di terowongan stadion.
“Carvajal, tanpa mengenakan pakaian olahraga dan memakai pakaian kasual, mendekati saya dan mengatakan, nanti kalian akan menangis saat konferensi pers," tulis laporan sang wasit.
Baca Juga: Real Madrid Dipermalukan Celta Vigo di Bernabeu, Terancam Turun di Posisi Ketiga
Sementara itu, pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, menyatakan bahwa ia tidak puas dengan performa wasit.
Meski tidak menyebut detail, komentarnya memperkuat kesan bahwa Madrid merasa dirugikan dalam pertandingan tersebut.
Akibat banyaknya insiden yang melibatkan banyak pemain dan pelatih Real Madrid, besar kemungkinan Komite Kompetisi akan melakukan investigasi lanjutan.
Hasil pertandingan melawan Celta Vigo sendiri menyesakkan bagi kubu Real Madrid.
Bermain di kandang sendiri, Stadion Bernabeu, Real Madrid kalah 0-2. Du gol kemenangan Celta dicetak Williot Swedberg pada menit 54 dan 90+3.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Real Madrid Dipermalukan Celta Vigo di Bernabeu, Terancam Turun di Posisi Ketiga
-
Manchester United Saling Sikut dengan Real Madrid Demi Rekrut Remaja Yunani 18 Tahun
-
Xabi Alonso Puas dengan Pesta Gol Real Madrid di San Mames, Puji Kylian Mbappe Setinggi Langit
-
Jalan Terjal Jay Idzes Menuju AC Milan, Bersaing dengan Bek Liverpool dan Legenda Real Madrid
-
Hasil Lengkap Liga Spanyol Pekan Ke-19: Klasemen Hingga Top Skor
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Lamine Yamal 'Dipaksa' Pulih Timnas Spanyol, Barcelona Akui Ketar-ketir
-
Skandal FIFA: Merasa 'Disingkirkan' Sistematis, Platini Gugat Gianni Infantino
-
Tikung Barcelona, Real Madrid Siapkan Dana 150 Juta Poundsterling untuk Julian Alvarez
-
STY Respons Kabar Persija Siapkan Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain, Jawabannya Mengejutkan
-
Hattrick Kontra Irlandia Utara, Didier Deschamps Harap Michael Olise Menggila di Piala Dunia 2026
-
Kejadian Tampar Pemain Ulsan HD Mencuat Usai Gabung Persija, Shin Tae-yong Bongkar Fakta Sebenarnya
-
Dari Terusan ke Piala Dunia 2026: Cerita Panama yang Lahir Dua Kali
-
97 dari 104 Pertandingan Piala Dunia 2026 Akan Dilanda Cuaca Panas, Rusak Tempo Bermain
-
Uji Ketajaman 15 Menit Awal, Timnas Indonesia Tantang Kekokohan Pertahanan Mozambik
-
Tinggalkan 'Parkir Bus', Shin Tae-yong Ingin Persija Jakarta Tampil Ofensif di Super League