-
Timnas U-22 kalah 0-1 dari Filipina, mengecewakan di laga pembuka SEA Games.
-
Indonesia wajib menang lawan Myanmar dan berharap hasil pertandingan lain.
-
Indra Sjafri tetap fokus bertanggung jawab, mengabaikan segala kritik publik.
Jalur runner-up terbaik merupakan skenario yang sangat bergantung pada berbagai hasil pertandingan di grup lain.
Syarat utama bagi Indonesia adalah mereka harus meraih kemenangan mutlak saat berhadapan dengan Myanmar.
Namun, kemenangan atas Myanmar saja belum menjamin kepastian lolosnya Indonesia ke babak selanjutnya.
Nasib tim juga akan sangat dipengaruhi oleh hasil krusial dari pertandingan lain, yakni duel antara Vietnam melawan Malaysia.
Hasil akhir dari pertandingan Vietnam vs Malaysia akan sangat menentukan penempatan posisi runner-up di klasemen mini.
Indra Sjafri menguraikan situasi sulit yang dihadapi timnya terkait faktor penentu kelolosan.
“Kami bisa memenangkan pertandingan dan hasil tim lain yang bermain juga bisa memberikan hal baik untuk kami,” jelasnya.
Namun, ia menegaskan kembali bahwa fokus utama timnya tidak boleh bergeser dari pertandingan terdekat.
“Tapi saya tetap fokus bagaimana kita melawan Myanmar, kita harus bisa memenangkan pertandingan,” tutupnya.
Baca Juga: Belum Pernah Menang Sepanjang 2025, Sentuhan Magis Indra Sjafri Sirna?
Pertandingan krusial yang menentukan nasib Timnas Indonesia U-22 akan tersaji sebagai laga hidup-mati.
Duel penting antara Indonesia melawan Myanmar tersebut akan dilaksanakan di 700th Anniversary Stadium, Chiang Mai, Thailand.
Jadwal kick-off untuk pertandingan wajib menang ini telah ditetapkan pada hari Jumat, 12 Desember 2025.
Tim Garuda Muda tidak memiliki opsi lain selain meraih tiga poin penuh dari Myanmar.
Selain kemenangan, mereka juga harus menaruh harapan besar pada keajaiban dari hasil pertandingan tim lain.
Ini adalah momen pembuktian bagi Muhammad Ferarri dan rekan-rekan untuk tetap menjaga asa melaju ke babak empat besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat 3 Pemain Naturalisasi Baru Jelang Piala AFF 2026
-
Posisi Maarten Paes Terancam, Ajax Dikabarkan Siap Tampung Kiper Buangan Barcelona
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Imbang dan Atmosfer Damai, Marcos Santos Angkat Topi untuk Bobotoh dan Aremania
-
Arema FC Tahan Imbang Persib, Marcos Santos Bersyukur dan Bangga
-
Dean Zandbergen Semakin Bersinar di Belanda, Tutup Akhir Musim dengan Koleksi 15 Gol
-
Persib Ditahan Imbang Arema FC, Bojan Hodak: Kini Hidup Kami Lebih Rumit
-
Arsenal vs Newcastle United: Semua Statistik Berpihak ke The Gunners
-
3 Pesaing Dony Tri Pamungkas Jika Resmi Bergabung ke Legia Warszawa