- Joe Cole meminta manajemen Chelsea mendatangkan pemain senior setelah kekalahan 1-2 dari Atalanta di Liga Champions.
- Performa Chelsea menurun drastis, tercermin dari empat laga tanpa kemenangan dan turun ke peringkat lima Premier League.
- Kekalahan dari Atalanta menyoroti inkonsistensi serta kurangnya pemain berpengalaman dalam mengontrol situasi sulit.
Suara.com - Legenda Chelsea, Joe Cole meminta manajemen The Blues untuk datangkan pemain berpengalaman usai dikalahkan 1-2 dari Atalanta di Liga Champions.
Performa mengecewakan di Italia itu semakin memperpanjang tren negatif Chelsea yang kini sudah empat laga beruntun tanpa kemenangan.
Beberapa pekan lalu, tim asuhan Enzo Maresca sempat dipuji sebagai kuda hitam di Premier League maupun Liga Champions, terutama setelah kemenangan impresif 3-0 atas juara La Liga, Barcelona.
Namun penampilan mereka justru anjlok setelah itu. Di Premier League, Chelsea turun ke peringkat lima dan tertinggal delapan poin dari Arsenal yang memimpin klasemen.
Di laga melawan Atalanta, Chelsea sebenarnya tampil cukup baik di babak pertama.
Joao Pedro membawa The Blues unggul lebih dulu, tetapi inkonsistensi kembali menghantui.
Atalanta memanfaatkan kelengahan lini belakang Chelsea dengan dua gol di babak kedua, memastikan kemenangan tuan rumah 2-1.
“Chelsea tampil nyaman di babak pertama, tetapi terlihat rapuh setelah itu. Kelemahan mereka terlihat jelas,” ujar Cole dikutip dari TNT Sport.
“Performa melawan Barcelona sempat jadi pernyataan besar, tetapi setelah itu mereka tampil di bawah standar. Chelsea butuh pemain berpengalaman yang bisa memandu tim di saat sulit.”
Baca Juga: Psy War Jelang Real Madrid vs Manchester City, Pep Guardiola: Xabi Alonso Gak Wangi
Menurut Cole, pola transfer Chelsea sejak era Todd Boehly yang lebih fokus pada pemain muda bertalenta membuat tim kekurangan sosok senior yang bisa mengontrol situasi dalam pertandingan-pertandingan tekanan tinggi.
“Pelatih pasti sudah menjelaskan apa yang harus dilakukan. Tapi ada hal yang hanya bisa diberikan oleh pemain berpengalaman di lapangan. Chelsea belum sampai ke level itu,” lanjutnya.
“Akan ada pertandingan-pertandingan yang sulit, dan pemain berpengalaman bisa jadi pembeda.”
Mantan pemain Chelsea lainnya, Steve Sidwell, turut mengkritik penurunan performa tim di babak kedua saat melawan Atalanta.
Ia menilai perubahan taktik dan rotasi pemain membuat The Blues tampil tidak padu.
“Babak pertama seimbang, tapi di babak kedua mereka terlihat tidak kompak. Terlihat seperti beberapa meter lebih lambat. Melawan tim berkualitas, itu pasti dihukum,” kata Sidwell.
Kekalahan ini membuat posisi Chelsea di fase Liga Champions makin terjepit. Mereka terdampar di peringkat 11 dan berpotensi turun lebih jauh setelah laga-laga Eropa lainnya.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Psy War Jelang Real Madrid vs Manchester City, Pep Guardiola: Xabi Alonso Gak Wangi
-
Liverpool Menang Tanpa Salah, Arne Slot Buka Peluang Berdamai
-
Menang Kontroversial Atas Inter Milan, Fabio Capello Sebut Penalti Liverpool Skandal
-
Bukan Hanya Barcelona, 5 Tim yang Tampil Ganas di Liga Champions Semalam
-
Daftar Top Skor Liga Champions: Harry Kane Gagal Beri Ancaman Kylian Mbappe
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kartu Merah Pertama Piala Dunia 2026, Sphephelo Sithole Coreng Laga Perdana Afrika Selatan
-
Kata-kata Julian Quinones Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Sejarah! Striker Meksiko Julian Quinones Jadi Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026