- Mantan striker Timnas, Greg Nwokolo, mengkritik keras pelatih Indra Sjafri usai kekalahan U-22 dari Filipina.
- Greg menilai pernyataan Indra yang menyalahkan pemain merupakan bentuk lari dari tanggung jawab evaluasi tim.
- Kritik tersebut menarik perhatian media Vietnam, vnexpress, yang menyoroti masalah Timnas Indonesia saat ini.
Suara.com - Mantan striker Timnas Indonesia, Greg Nwokolo menyampaikan kritik terbuka kepada pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri pasca kekalahan dari Filipina di grup C SEA Games 2025.
Greg Nwokolo menyebut bahwa pernyataan Indra Sjafri usai Timnas Indonesia U-22 dikalahkan 0-2 oleh Filipina sebagai bentuk lari dari tanggung jawab.
Sebelumnya, Indra Sjafri usai pertandingan melawan Filipina terang-terangan menyalahkan pemain U-22 yang bermain tak sesuai dengan instruksinya.
Menurut Greg, pernyataan tersebut tak seharusya disampaikan Indra Sjafri. Greg menilai pelatih 61 tahun tersebut seharusnya mengevaluasi performa keseluruhan tim, bukan hanya mencari kambing hitam.
“Indonesia bermain seperti tim yang lama tidak berlatih,” ujar Greg.
“Sepak bola Indonesia penuh masalah, seperti sirkus. Saya menghormati Coach Indra, tapi alasan itu tidak bisa diterima.”
Kritik tajam dari Greg Nwokolo ini rupanya jadi sorotan media asing. Salah satu media Vietnam, vnexpress membuat ulasan tersendiri usai kometar tajam Greg tersebut.
Menurut mereka kritik tajam itu menggambarkan situasi yang sedang tidak baik-baik saja Timnas Indonesia, baik dari level senior ataupun kelompok umur.
"Indra Sjafri, tengah berada dalam tekanan besar setelah pernyataannya yang dianggap menyalahkan pemain usai kekalahan 0-1 dari Filipina," tulis media Vietnam tersebut.
Baca Juga: Jenson Seelt, Berdarah Maluku, Soto dan Hormat untuk Jay Idzes
"Indonesia yang difavoritkan bersaing merebut tiket semifinal justru tampil di bawah standar sepanjang 90 menit," sambung vnexpress.
"Tekanan tidak hanya datang dari publik, tetapi juga dari kondisi psikologis pemain yang terdampak pernyataan sang pelatih,"
Pertandingan kontra Myanmar akan menjadi penentu nasib Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Kalah, Garuda Muda dipastikan akan pulang lebih cepat dari Thailand.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Elce Putri Bontong, Mantri BRI yang Buka Akses Perbankan di Toraja Utara
-
Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja
-
GEMPAR Dorong Pasar Kebonagung Berkembang sebagai Destinasi Wisata Kuliner
-
Dedikasi Mantri BRI Layani Pegunungan Toraja Utara
-
Summer Time Rendering Resmi Diadaptasi Jadi Film Live Action, Tayang 2027
-
Demi Akses Keuangan, Mantri BRI Tempuh Pegunungan Toraja
-
Menjangkau yang Terpencil, Mantri BRI Layani Toraja Utara
-
Perbedaan AC Inverter dan Low Watt, Mana yang Lebih Hemat untuk di Rumah?
-
Bikin Geleng-geleng Ini Kata KPK dan Kejagung Soal Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Pink
-
Mantri BRI Menembus Pelosok Pegunungan Toraja Utara