-
Kekalahan Timnas U-22 di SEA Games menuai kritik Greg Nwokolo.
-
Indra Sjafri disorot karena peran ganda Pelatih dan Dirtek PSSI.
-
Greg Nwokolo menuntut PSSI mencari pelatih berkualitas baru.
"Pelatih Indra harus jelas mau jadi apa? Pelatih atau direktur teknik? Kalau jadi dirtyk, berhentilah jadi pelatih dadakan. Kalau pelatih, ya harus siap bertanggung jawab pelatih seperti lain saat gagal," kata Greg Nwokolo dikutip dari Instagram Greg On A Talk.
Ia juga berpendapat bahwa PSSI seharusnya memperluas opsi dalam mencari juru taktik berkualitas untuk skuad muda.
Menurutnya, Indonesia memiliki banyak pelatih mumpuni di luar nama-nama yang selama ini selalu menjadi pilihan utama.
Greg dengan tegas menyiratkan bahwa pemilihan pelatih harus dilakukan secara profesional dan tidak hanya berputar pada lingkaran yang sama.
"PSSI masih punya banyak nama bagus yang layak untuk posisi itu. Sepak bola bukan tempat untuk berkumpul keluarga," tegasnya.
Kekalahan 0-1 dari Filipina menjadi bukti yang memperkuat argumentasi Greg Nwokolo tentang perlunya evaluasi menyeluruh.
Sorotan kritik ini tidak hanya terbatas pada hasil pertandingan, melainkan juga menyentuh aspek manajemen tim nasional.
Isu konsistensi peran pelatih dan Direktur Teknik menjadi titik fokus utama yang dipertanyakan oleh Greg.
Kegagalan di SEA Games 2025 ini secara keseluruhan mengindikasikan bahwa terdapat masalah yang lebih mendalam dalam arah pembinaan sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Dion Markx Lupakan Tampil Bapuk Lawan Filipina, Kini Fokus Lawan Myanmar Malam Ini
Kritik ini mendorong PSSI untuk mempertimbangkan kembali kebijakan penunjukan pelatih di tengah padatnya jadwal kompetisi internasional.
Kinerja yang inkonsisten ini dapat menghambat perkembangan jangka panjang pemain muda Indonesia.
Dibutuhkan pemisahan tugas yang tegas agar fokus pada pembinaan dan pelatihan dapat berjalan optimal.
Hasil ini menjadi pelajaran berharga bahwa tanggung jawab ganda berpotensi besar menurunkan kualitas performa tim.
Masyarakat menantikan respons dari PSSI terkait tuntutan untuk menetapkan peran yang jelas bagi Indra Sjafri.
Perlu segera diputuskan apakah Indra akan fokus penuh sebagai Direktur Teknik atau sebagai Pelatih Tim Nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Swiss: Red Devils Bisa Jadi Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026
-
Persib Tak Pernah Kalah dari Persija Selama 3 Tahun, Bojan Hodak Pede Menang di Samarinda
-
Jeremy Doku Bakal Tunjukkan Taring Generasi Baru Timnas Belgia Saat Hadapi Grup G Piala Dunia 2026
-
Laga Pembuka Piala Dunia 2026 AS vs Paraguay Masih Banyak Kursi Kosong, Minat Beli?
-
Duel Senior vs Junior: Luis Enrique Kirim Pesan Khusus ke Mikel Arteta Jelang Final Liga Champions
-
Jelang Piala Dunia 2026, Zion Suzuki Ingin Kembali ke Timnas Jepang Tapi...
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Bikin Kantong Jebol, Gianni Infantino: Wajarlah Ini Amerika!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Soal Marc klok dan Eliano
-
Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner
-
Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026