-
Indra Sjafri prediksi ubah formasi Timnas U-22 lawan Myanmar.
-
Skema 4-2-3-1 diyakini meningkatkan peluang gol Indonesia.
-
Kemenangan minimal tiga gol wajib diraih untuk semifinal.
Tepat di depan dua gelandang bertahan tersebut, peran playmaker atau gelandang serang sentral kemungkinan besar akan diberikan kepada Tony Firmansyah yang dinamis.
Lini serang sayap akan diisi oleh pemain cepat dan agresif, yaitu Rafael Struick di kiri dan Rayhan Hannan di sisi kanan, bertugas membongkar pertahanan lawan.
Kedua pemain sayap cepat ini juga memiliki tugas penting untuk memberikan suplai bola matang dan memanjakan striker tunggal di depan, Mauro Zijlstra.
Kehadiran Mauro Zijlstra sebagai ujung tombak serangan diharapkan mampu memaksimalkan setiap peluang yang diciptakan oleh rekan-rekannya di lini tengah dan sayap.
Proyeksi starting eleven Timnas Indonesia U-22 melawan Myanmar adalah: Cahya Supriadi (GK), Muhammad Ferarri, Kadek Arel, Dony Tri Pamungkas, Raka Cahyana, Rivaldo Pakpahan, Ivar Jenner, Tony Firmansyah, Rafael Struick, Rayhan Hannan, Mauro Zijlstra.
Rekam jejak pertemuan antara Indonesia dan Myanmar di kancah SEA Games menunjukkan tren yang sangat positif bagi Garuda Muda.
Dalam tiga edisi SEA Games terakhir, Indonesia selalu berhasil memetik kemenangan atas rivalnya tersebut.
Timnas Indonesia U-22 sukses menumbangkan Myanmar dengan skor 3-1 pada edisi 2017 dan kembali menang 4-2 pada SEA Games 2019.
Pencapaian terbaik terjadi pada edisi terakhir di SEA Games 2023, di mana Timnas Indonesia U-22 membantai Myanmar dengan skor telak lima gol tanpa balas.
Baca Juga: Dua Emas dari Kolam Renang! Donovan Yusuf dan Masniari Wolf Angkat Perolehan Medali Indonesia
Kemenangan besar pada laga malam ini tidak hanya meloloskan Indonesia U-22 ke semifinal, tetapi juga menempatkan mereka pada jadwal pertandingan berikutnya.
Jika berhasil melaju, lawan yang akan dihadapi adalah Thailand pada Senin (15/12) yang akan bermain pukul 20.00 WIB di babak empat besar.
Momentum positif dan rekor pertemuan yang baik diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi skuad Garuda Muda untuk meraih hasil maksimal dan mengamankan langkah mereka.
Kemenangan dengan selisih gol yang signifikan adalah fokus utama yang harus dikejar oleh anak asuh Indra Sjafri dalam pertandingan malam ini.
Tugas berat menanti, namun potensi perubahan formasi menjadi kunci utama untuk membuka keran gol dan memenangkan laga krusial ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Invasi Suporter Argentina di Miami! Tiket Selangit dan Ancaman Keamanan Bayangi Laga 32 Besar
-
Mikel Oyarzabal Jadi Pembeda! Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
-
Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
-
Momen Langka! Lionel Messi Tertawa Ngakak saat Diperiksa Petugas Bandara
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
-
Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
-
Siapa Danilo Santacruz Gonzalez? Eks Timnas Paraguay Rekrutan Asing Pertama Madura United