-
Asnawi membantah keras klaim Arya Sinulingga soal kapten Timnas melawan China.
-
Penunjukan kapten sudah didiskusikan dengan Shin Tae-yong dan pemain.
-
Asnawi meminta PSSI fokus perbaikan alih-alih membahas isu lama.
Suara.com - Asnawi Mangkualam Bahar, akhirnya angkat bicara setelah sekian lama memilih bungkam terkait perdebatan mengenai penunjukan kapten Timnas Indonesia.
Perbincangan tersebut mencuat ke permukaan setelah diangkat kembali oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, melalui beberapa platform media, termasuk podcast.
Pada kemunculannya di podcast Bebas bersama Bung Harpa, Arya Sinulingga membahas berbagai dinamika di dalam tubuh Timnas Indonesia, termasuk isu sensitif mengenai pergantian kapten saat pertandingan melawan China.
Isu yang berkembang kencang pada periode kepelatihan Shin Tae-yong tersebut menimbulkan dugaan adanya perselisihan internal tim.
Perlu diingat, pada pertandingan kontra China yang berlangsung Oktober 2024 lalu, ban kapten disematkan kepada Asnawi Mangkualam.
Fakta ini menjadi perhatian mengingat dalam tiga pertandingan sebelumnya, yakni melawan Arab Saudi, Australia, dan Bahrain, Jay Idzes yang dipercaya memimpin tim sebagai kapten.
Isu Pergantian Kapten di Laga Kontra China
Perdebatan mengenai penunjukan kapten ini kembali memanas usai Arya mengklaim bahwa awalnya Jay Idzes yang ditunjuk sebagai kapten, namun kemudian diganti menjadi Asnawi menjelang laga melawan China.
Arya Sinulingga meyakini bahwa adanya perubahan komposisi tim saat melawan China adalah indikasi pasti adanya isu di ruang ganti.
Baca Juga: Asnawi Mangkualam Hadiri Ultah Yuriska Patricia, Warganet: Go Public?
Ia menyampaikan, "Kalau enggak ada masalah ruang ganti, pasti kita ga segitu komposisinya lawan-lawan China. Bener ya? Enggak mungkin Jay Idzes diganti dari Kapten," di kanal YouTube Bebas pada hari Kamis (11/12/2025).
Bung Harpa sempat menanggapi pernyataan tersebut dengan menyatakan bahwa sepengetahuannya, Asnawi Mangkualam adalah kapten utama skuad Garuda.
Namun, Arya Sinulingga dengan tegas menepis anggapan tersebut dan meyakinkan bahwa posisi kapten utama telah beralih kepada Jay Idzes.
"Udah enggak. Engga, udah diganti. Makanya Jay Idzesnya-nya yang kapten kan. Itu perubahan. Thom Haye enggak main. Banyak tahu dia," imbuhnya.
Pernyataan dari petinggi PSSI inilah yang mendorong Asnawi Mangkualam untuk memberikan klarifikasi terbuka.
Pemain yang kini membela Port FC dan merupakan langganan Timnas Indonesia tersebut tidak tinggal diam, berbeda dari sikapnya sebelumnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9