-
Indonesia U-22 wajib menang minimal tiga gol atas Myanmar.
-
Kemenangan besar dibutuhkan demi tiket runner-up terbaik SEA Games.
-
Perbaikan lini serang krusial untuk lolos ke babak selanjutnya.
Suara.com - Timnas Indonesia U-22 sedang menghadapi pertandingan krusial yang dapat menentukan perjalanan mereka di ajang SEA Games 2025 kali ini.
Laga penutup Grup C sepak bola putra SEA Games 2025 mempertemukan skuad asuhan Indra Sjafri dengan timnas Myanmar.
Pertandingan yang vital ini dijadwalkan berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, pada hari Jumat (12/12/2025) pukul 18.00 WIB.
Indonesia U-22 berpotensi mengulang kegagalan pahit tidak melaju ke babak gugur yang pernah terjadi dalam tiga edisi SEA Games sebelumnya.
Kegagalan serupa terjadi pada tahun 2003, 2007, dan 2009, setelah turnamen sepak bola beralih ke format kelompok umur sejak tahun 2001.
Berbeda dengan edisi-edisi kelam itu, Garuda Muda datang ke SEA Games 2025 dengan status favorit peraih medali emas.
Oleh karena itu, tersingkirnya Ivar Jenner dan kolega hanya dalam dua pertandingan akan menjadi sebuah aib besar yang sulit diterima.
Latar belakang inilah yang menjadikan duel melawan Myanmar sebagai pertarungan yang sangat penting.
Skuad Merah Putih memang sudah tidak mungkin mengamankan posisi juara grup, tetapi kesempatan untuk lolos sebagai runner-up terbaik masih terbuka lebar.
Baca Juga: Dua Emas dari Kolam Renang! Donovan Yusuf dan Masniari Wolf Angkat Perolehan Medali Indonesia
Harapan Timnas Indonesia U-22 kembali menyala setelah pesaing mereka, Malaysia, dikalahkan oleh Vietnam di laga pamungkas Grup B.
Kini, Timnas Indonesia U-22 wajib memenangkan pertandingan melawan Myanmar dengan margin kemenangan minimal tiga gol.
Tujuan ini harus dicapai untuk dapat menyalip posisi Malaysia dalam perhitungan klasemen runner-up terbaik di seluruh grup.
Target tersebut memang terlihat menantang, namun bukan sesuatu yang mustahil untuk dicapai oleh timnas Garuda.
Faktanya, pada fase grup sepak bola putra SEA Games 2023, pasukan Indra Sjafri pernah berpesta gol dengan skor telak 5-0 saat menghadapi Myanmar.
Untuk merealisasikan target kemenangan besar ini, perlu adanya peningkatan signifikan dalam performa dan permainan Timnas Indonesia U-22.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa