- Pelatih Arne Slot membantah adanya konflik dengan Mohamed Salah setelah kemenangan Liverpool atas Brighton pada 14 Desember.
- Salah memberi dampak signifikan, menciptakan assist untuk gol kedua dan memecahkan rekor kontribusi gol Premier League Liverpool.
- Pertandingan tersebut adalah penampilan terakhir Salah sebelum bergabung dengan timnas Mesir untuk AFCON yang berakhir 18 Januari.
Suara.com - Pelatih Liverpool, Arne Slot, menegaskan bahwa tidak ada konflik yang perlu diselesaikan terkait hubungannya dengan Mohamed Salah.
Pernyataan ini disampaikan usai kemenangan 2-0 atas Brighton & Hove Albion di Anfield, Minggu (14/12).
Mohamed Salah tampil dari bangku cadangan pada menit ke-25 setelah Joe Gomez mengalami cedera. Masuknya penyerang asal Mesir itu langsung memberi dampak signifikan.
Salah menjadi kreator gol kedua Liverpool lewat sepak pojok yang sukses disundul Hugo Ekitike.
Assist tersebut juga mengantar Salah mencetak rekor sebagai pemain dengan keterlibatan gol terbanyak untuk satu klub di Premier League, yakni 277 kontribusi (gol dan assist) bersama Liverpool.
Sebelumnya, hubungan Salah dan Slot sempat menjadi sorotan. Namun, Slot menepis isu tersebut. Ia menyebut keputusan memasukkan Salah kembali ke skuad sebagai hal yang mudah dan menegaskan tidak ada persoalan personal di antara keduanya.
“Bagi saya, dia sekarang sama seperti pemain lainnya. Tidak ada masalah yang harus diselesaikan,” ujar Slot dilansir dari TNT Sport.
Slot juga menilai performa Salah di laga tersebut membuktikan kualitasnya.
Menurutnya, aksi di lapangan jauh lebih penting daripada pernyataan di luar pertandingan.
Baca Juga: Mikel Arteta Ngamuk Usai Arsenal Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri
“Dia langsung menjadi ancaman. Itu tidak mengejutkan karena dia sudah berkali-kali melakukannya dalam seragam Liverpool,” tambah Slot.
Laga kontra Brighton menjadi penampilan terakhir Salah bersama Liverpool sebelum bergabung dengan tim nasional Mesir untuk tampil di Piala Afrika (AFCON) yang berlangsung pada 21 Desember hingga 18 Januari.
Kepergian Salah membuat Liverpool harus mengandalkan opsi lain di lini depan, terutama di tengah krisis cedera yang menimpa beberapa pemain.
Dalam situasi tersebut, Hugo Ekitike diproyeksikan menjadi tumpuan utama.
Ekitike pun tak menyembunyikan kekagumannya terhadap Salah. Ia menyebut bisa bermain satu lapangan dengan bintang Mesir itu sebagai sebuah kehormatan besar.
“Mohamed adalah profesional yang luar biasa. Saya menjadikannya contoh. Dia legenda di sini. Bermain bersamanya adalah sebuah berkah,” kata Ekitike.
Berita Terkait
-
Mikel Arteta Ngamuk Usai Arsenal Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri
-
Prediksi Michael Owen Soal Masa Depan Mohamed Salah Usai Cetak Assist Lawan Brighton
-
Kata-kata Hugo Ekitike Usai Borong Dua Gol Liverpool ke Gawang Brighton
-
Sorakan di Anfield Jawab Semua Spekulasi Masa Depan Mohamed Salah, Pilih Kesampingkan Ego?
-
Panas! Setelah Mohamed Salah, Jamie Carragher Kini Serang Eks Bek Manchester United
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Dipanggil Timnas Indonesia, Emil Audero Dapat Kabar Gembira soal Transfer ke Juventus
-
4 Pemain Top Eks Anak Asuh Simon Grayson, Ada Eks Kiper Timnas Inggris hingga Anak Legenda MU
-
Media Belanda Tiba-tiba Heboh Soal Jens Raven Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Finalissima 2026 Batal karena Perang AS - Israel dan Iran, Begini Respons Lionel Messi
-
Debut Oscar Garcia di Ajax, Begini Komentar Jujurnya Soal Posisi Maarten Paes
-
Kemenangan Depan Mati Persija Sirna, Maxwell Souza Minta Maaf ke Jakmania
-
Ditahan Imbang Persib, Fabio Lefundes Soroti Hilangnya Fokus Pemain Borneo FC
-
3 Pemain Ternama yang Pernah Digembleng Asisten Baru Timnas Indonesia Simon Grayson
-
Datang dengan Perasaan Sedih, Jan Olde Riekerink Bangga Dewa United Tahan Persija di JIS
-
Kata-kata Kevin Diks usai Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Jadi Kapten di Bundesliga