-
Gladbach kalah 1-3 dari Wolfsburg, rekor positif mereka terhenti.
-
Pelatih Polanski kritik tajam performa tim, soroti kesalahan Kevin Diks.
-
Kiper Nicolas tegaskan tim kurang percaya diri dan terlalu banyak blunder.
Suara.com - Borussia Moenchengladbach harus menelan pil pahit kekalahan saat menjamu Wolfsburg dalam lanjutan pekan ke-14 Bundesliga 2025-2026.
Pertarungan sengit yang digelar di markas Gladbach, Borussia-Park, pada Sabtu (13/12/2025) berakhir dengan skor 1-3 untuk kemenangan tim tamu.
Hasil minor ini secara langsung mengakhiri tren positif yang sempat diukir oleh Gladbach dalam lima pertandingan terakhir di ajang Bundesliga.
Sebelum takluk dari Wolfsburg, skuad berjuluk Die Fohlen tersebut berhasil mengemas empat kemenangan dari lima laga sebelumnya.
Kekalahan ini membuat posisi Gladbach tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 16 poin.
Sementara itu, Wolfsburg berhasil memperbaiki posisinya meskipun masih berada di peringkat ke-13, kini mengumpulkan 15 poin.
Wolfsburg langsung mengejutkan publik tuan rumah setelah Patrick Wilmer mencatatkan namanya di papan skor saat laga baru berjalan empat menit.
Gladbach sempat menyeimbangkan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol bunuh diri yang dicetak oleh Konstantinos Koulieraukis pada menit ke-22.
Namun, kegembiraan itu tidak berlangsung lama karena Mohamed Amoura dengan cepat membawa Wolfsburg kembali unggul saat laga memasuki menit ke-30.
Baca Juga: Kevin Diks Ajak Timnas Indonesia Bangkit usai Gagal ke Piala Dunia 2026
Hanya berselang empat menit setelah gol kedua, Wilmer mencetak gol keduanya, memanfaatkan assist dari kesalahan umpan pemain belakang Gladbach.
Blunder tersebut merupakan back-pass yang gagal dari pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks, yang memicu serangan balik cepat dan berujung gol ketiga Wolfsburg.
Pelatih kepala Gladbach, Eugen Polanski, tidak dapat menyembunyikan rasa kecewa mendalam atas performa yang ditunjukkan anak asuhnya, terutama di paruh pertama.
Polanski memberikan kritik tajam, menyoroti kegagalan timnya memenangkan duel-duel kunci yang menjadi akar kekalahan di kandang.
Kekalahan 1-3 ini terasa lebih pahit karena kegagalan mendulang tiga poin disebabkan oleh penampilan yang di bawah standar para pemain Gladbach.
"Kami jelas kecewa dengan kekalahan ini, tetapi terutama dengan babak pertama. Kami gagal memenangkan duel-duel kami," ujar Polanski.
Polanski menambahkan bahwa gol cepat yang bersarang di awal laga memberikan dampak psikologis yang signifikan pada para pemain.
"Gol cepat yang kami terima berdampak besar, dan itu adalah sesuatu yang seharusnya tidak kami biarkan terjadi," jelasnya dikutip dari situs resmi klub.
Secara khusus, Polanski menyoroti dua gol terakhir Wolfsburg yang murni berawal dari keteledoran dan kesalahan elementer pemain belakang.
Gol penutup yang dicetak Wilmer menjadi sorotan utama, di mana Kevin Diks dianggap sebagai aktor utama di balik terciptanya gol tersebut.
"Sebaliknya, kami malah memberi mereka gol kedua dan ketiga. Itu adalah sesuatu yang tidak bisa kami izinkan terjadi di Bundesliga," sambungnya.
Meskipun mengakui adanya faktor ketidakberuntungan, Polanski secara tegas menyatakan bahwa kesalahan terbesar terletak pada performa timnya sendiri.
Ia juga tidak lupa memberikan apresiasi terhadap taktik cerdas yang diperagakan oleh Wolfsburg dalam memanfaatkan setiap kesempatan yang ada.
"Kami mencoba membalikkan keadaan di babak kedua. Namun, Wolfsburg bermain cerdik, dan kami beruntung beberapa kali karena tidak kebobolan gol keempat," ujarnya.
Beberapa peluang emas Gladbach yang hanya membentur tiang gawang juga dianggap sebagai salah satu faktor yang menyertai kekalahan.
"Pada akhirnya, kesalahan atas kekalahan ini ada pada kami dan kami harus menerimanya," pungkas Polanski.
Penampilan buruk lini pertahanan Gladbach turut menjadi perhatian dari kiper utama, Moritz Nicolas.
Nicolas secara terbuka melontarkan kritik keras kepada para pemain belakang yang dinilainya kurang sigap dan ceroboh.
Ia menyoroti banyaknya blunder di babak pertama yang secara langsung memicu lahirnya gol-gol dari tim lawan.
“Terlalu banyak kesalahan yang kami lakukan pada babak pertama,” ucap sang kiper, Moritz Nicolas.
Lebih lanjut, Nicolas menggarisbawahi adanya masalah mentalitas dan kurangnya rasa percaya diri di dalam skuad Gladbach.
Rekan-rekannya dianggap terlalu mudah kebobolan dan kurang memiliki keyakinan untuk bisa membalikkan keadaan.
“Kami kurang percaya diri dan terlalu mudah kebobolan. Kami pantas tertinggal saat itu," jelasnya, menyoroti buruknya kondisi mental tim.
Kekalahan ini menjadi sinyal keras bagi Gladbach untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, khususnya di lini pertahanan dan aspek mental.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Marc Klok: Ini Mentalitas Juara
-
Bojan Hodak Akui Persib Bandung Salah Start Meski Menang 4-2 atas Bhayangkara FC
-
Tak Cuma Fadly Alberto Hengga, Inilah Daftar Pemain Bhayangkara FC U-20 yang Disanksi PSSI
-
Nuno Espirito Santo Ungkap Persaingan Degradasi Premier League Sengit
-
Arne Slot Lega Cedera Mohamed Salah Tak Parah, tapi Absen Lawan Manchester United
-
Manchester United Masih Kaji Opsi Pelatih, Michael Carrick Jadi Kandidat Terkuat
-
Mason Greenwood Dianggap Terlalu Bagus untuk Marseille, Disarankan Hengkang
-
Kevin Diks hingga Ole Romeny Boleh Tampil, Timnas Indonesia Auto Juara FIFA ASEAN Cup 2026?
-
Komdis PSSI Resmi Jatuhi Fadly Alberto Hukuman Berat!
-
Banyak Klub Incar Gonzalo Garcia, Real Madrid Siap Lepas di Musim Panas