- PSSI aktif mencari pelatih berkualitas Eropa untuk Timnas Indonesia setelah gagal lolos Piala Dunia 2026.
- Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, memimpin proses penyaringan kandidat potensial di berbagai negara Eropa.
- Pemilihan akhir pelatih baru sangat mempertimbangkan batasan dan rasionalitas anggaran finansial federasi.
Suara.com - PSSI secara terbuka mengakui tengah berburu pelatih baru berkualitas dari benua Eropa untuk menukangi Timnas Indonesia pasca kegagalan menembus Piala Dunia 2026.
Namun, di tengah ambisi mendatangkan juru taktik kelas dunia, federasi memberikan sinyal realistis terkait batasan finansial yang dimiliki.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa pemilihan nakhoda baru Skuad Garuda tidak hanya didasarkan pada kapasitas teknis semata, tetapi juga harus rasional secara anggaran.
Pernyataan ini seolah menjadi "senggolan" halus bahwa PSSI tidak akan jor-joran membayar gaji pelatih jika angkanya dinilai tidak masuk akal atau memberatkan kas federasi.
Proses pencarian ini dipimpin langsung oleh Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, yang telah bergerak menyisir kandidat potensial di berbagai negara Eropa.
"Zwiers dulu yang kasih tahu. Silahkan diwawancara. Duluan Zwiers yang ke Belanda sebelum yang pergi dua itu (Exco) ke sana," ungkap Arya Sinulingga, dikutip dari kanal YouTube Bebas Podcast.
Arya menjelaskan bahwa Zwiers diberikan keleluasaan untuk mencari kandidat terbaik di mana saja di Eropa tanpa terpaku pada satu negara tertentu.
Setelah kandidat terkumpul, barulah faktor finansial menjadi saringan utama sebelum nama-nama tersebut disodorkan ke meja rapat Exco.
“Dia (Zwiers) mencari di Eropa di mana saja. Habis itu seleksi dari beberapa nama, disesuaikan kantong kita juga,” ujar Arya blak-blakan.
Baca Juga: Sejarah di Depan Mata, Rizky Ridho Menangkan Puskas Award 2025 Malam Ini?
Artinya, pelatih dengan nama besar sekalipun bisa saja tereliminasi jika permintaan gajinya melampaui kemampuan finansial PSSI saat ini.
Dari proses seleksi awal yang konon menjaring lima nama, PSSI akan mengerucutkannya menjadi dua atau tiga finalis untuk diputuskan oleh Ketua Umum Erick Thohir dan jajaran Exco.
Meski sejumlah nama mentereng seperti Giovanni van Bronckhorst, Jesus Casas, hingga John Heitinga santer dirumorkan, PSSI memilih untuk tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan final.
"Keluarlah nanti dua atau tiga nama, memutuskan di Exco. Yang penting jangan buru-buru. Aku enggak pernah bohong," tegas Arya.
Langkah hati-hati ini diambil untuk memastikan Timnas Indonesia mendapatkan pelatih yang tepat, baik secara taktik maupun keberlanjutan finansial federasi untuk proyek jangka panjang.
Berita Terkait
-
Dominasi Semu di SEA Games 2025, Media Vietnam Bongkar 2 Kelemahan Fatal Timnas Indonesia U-22
-
PSSI Kasih Bocoran Lagi Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Patrick Kluivert Dipecat, Siapa Pemegang Hak Pilih Pelatih Timnas Indonesia di FIFA The Best Awards
-
Ramalan Ngeri Shin Jae-won Soal Timnas Indonesia Pasca STY, Jadi Kenyataan?
-
Borussia Monchengladbach Bidik Pemain Baru di Bursa TransferJanuari, Kevin Diks Terancam?
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia