- Borussia Monchengladbach berencana merekrut pemain baru pada bursa transfer Januari 2026 akibat kritik pasca kekalahan dari Wolfsburg.
- Klub mengincar penyerang karena minimnya opsi ofensif, diperparah cedera pemain kunci seperti Kleindienst dan Hack.
- Winger kiri Senegal, Issa Soumare dari Le Havre AC, menjadi kandidat kuat berdasarkan rekrutmen khas klub sebelumnya.
Suara.com - Bursa transfer musim dingin semakin dekat dan Borussia Monchengladbach berencana untuk mendatangkan pemain baru.
Pasca kekalahan dari Wolfsburg akhir pekan lalu, klub yang dibela Kevin Diks itu mendapat kritik pedas dari banyak pihak.
Pihak manajemen pun dikabarkan berencana untuk datangkan pemain baru di bursa transfer Januari 2026, lantas apakah pemain baru itu akan menggusur posisi pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks?
Dilansir dari Derwesten, pihak klub rupanya ingin menambah penain di sektor depan. Dalam pertandingan kontra Wolfsburg, Gladbach kebobolan tiga gol dalam 34 menit pertama.
Meski masalah defensif terlihat, lini belakang sejatinya sudah mulai stabil dengan trio Nico Elvedi, Kevin Diks, dan Philipp Sander yang tampil konsisten.
Masalah utama justru muncul saat Eugen Polanski mencoba mengubah keadaan melalui pergantian pemain ofensif di babak kedua.
Masuknya Wael Mohya dan Grant-Leon Ranos menegaskan keterbatasan opsi di bangku cadangan.
Mohya masih berusia 16 tahun dan baru mencatat debut Bundesliga, sementara Ranos belum menunjukkan perkembangan signifikan sejak bergabung pada 2023.
Situasi ini menegaskan satu hal, Gladbach kekurangan daya gedor.
Baca Juga: Tanpa Pelatih, Pemain Timnas Indonesia Pilih Curhat ke Shin Tae-yong
Cedera yang menimpa pemain-pemain kunci seperti Tim Kleindienst, Robin Hack, Franck Honorat, dan Nathan Ngoumou semakin memperparah kondisi tersebut.
Untuk mengatasi masalah itu, direktur olahraga Rouven Schröder berpotensi menghidupkan kembali jalur rekrutmen khas Gladbach dari Ligue 1 Prancis.
Di masa lalu, strategi ini terbukti sukses lewat nama-nama seperti Alassane Plea, Marcus Thuram, dan Manu Koné.
Kini, satu nama mencuat sebagai kandidat kuat: Issa Soumare. Winger kiri asal Senegal itu saat ini memperkuat Le Havre AC dan tampil impresif sepanjang musim.
Soumare selalu bermain penuh dalam 16 pertandingan liga dan mencatatkan lima kontribusi gol (tiga gol dan dua assist).
Kontrak Soumare akan berakhir pada akhir musim. Artinya, jika Le Havre ingin mendapatkan pemasukan dari sang pemain, bursa transfer Januari menjadi kesempatan terakhir untuk melepasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Balik ke Persib? Begini Kata Umuh Muchtar
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
-
Jangan Pecat Hector Souto Seperti Shin Tae-yong!
-
Perang Saudara di Playoff Liga Champions: PSG vs AS Monaco Berebut Tiket 16 Besar
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Transfer Maarten Paes ke Ajax Amsterdam Jadi Polemik, Nilai Kontrak Dianggap Merugikan
-
Dibidik John Herdman, Laurin Ulrich Pemain Keturunan Indonesia Bakal Digusur Gelandang Benfica
-
Bak Langit dan Bumi, Beda Nasib Calvin Verdonk dan Dean James di Liga Europa
-
Kenakan Keffiyeh, Pep Guardiola: Anak-Anak Palestina Terbunuh, Dunia Memilih Diam
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia