-
Emil Audero puncaki daftar kiper terbaik Serie A 2025 dengan 4,09 rataan penyelamatan.
-
Pertahanan Cremonese menjadi salah satu yang terkuat dengan hanya kebobolan 18 gol saja.
-
Statistik Emil Audero berhasil melampaui kiper ternama seperti David De Gea dan Provedel.
Suara.com - Panggung sepak bola tertinggi Liga Italia musim 2025/2026 menjadi saksi kehebatan pemain keturunan Indonesia.
Emil Audero Mulyadi kini tengah menikmati masa keemasan dalam karier profesionalnya di kancah Serie A.
Penjaga gawang utama milik klub Cremonese ini berhasil mencuri perhatian melalui performa yang sangat konsisten.
Keberadaannya di bawah mistar gawang memberikan rasa aman yang luar biasa bagi lini pertahanan tim.
Statistik terbaru menunjukkan bahwa kualitasnya berada di atas rata-rata kiper top lainnya di tanah Italia.
Berdasarkan data yang dihimpun hingga pekan ke-15, Audero resmi menyandang status sebagai kiper tersibuk namun paling tangguh.
Angka penyelamatan yang ia bukukan menjadi bukti nyata betapa krusial perannya bagi skuad Cremonese.
Lembaga statistik StatMuse FC merilis fakta bahwa Emil Audero memimpin dengan rata-rata 4,09 penyelamatan per laga.
Capaian impresif ini menempatkan dirinya di posisi teratas dalam daftar kiper paling efektif musim ini.
Baca Juga: Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Jadi Raja Save di Serie A Italia
Dominasi Audero bahkan sanggup melampaui performa deretan penjaga gawang dari klub-klub mapan Serie A lainnya.
Di posisi kedua, terdapat nama Ivan Provedel yang merupakan penjaga gawang andalan klub ibu kota, Lazio.
Provedel tercatat hanya mampu menghasilkan angka rataan penyelamatan sebesar 3,93 untuk tiap pertandingan yang dijalani.
Selanjutnya pada peringkat ketiga dihuni oleh Elia Caprile yang saat ini sedang membela panji Cagliari.
Caprile menempel ketat di bawah Audero dan Provedel dengan catatan rataan penyelamatan sebanyak 3,67 poin.
Ketangguhan Audero di puncak daftar ini membuktikan bahwa dirinya memiliki refleks yang sangat cepat di lapangan.
Keberhasilan Cremonese bertahan di papan kompetisi tidak lepas dari keputusan Davide Nicola memasang Audero.
Sang pelatih memberikan kepercayaan penuh kepada kiper kelahiran Mataram ini sebagai tembok terakhir pertahanan mereka.
Meskipun sempat menepi sejenak akibat gangguan cedera, Audero selalu kembali dengan performa yang tetap luar biasa.
Kontribusinya sangat nyata terlihat dari minimnya jumlah gol yang bersarang ke gawang tim promosi tersebut.
Hingga saat ini, jaring gawang Cremonese tercatat baru bisa dikoyak lawan sebanyak 18 kali saja.
Jika dibandingkan dengan tim lain, efektivitas pertahanan yang dipimpin Audero tergolong sangat kompetitif dan solid.
Fiorentina yang dihuni kiper ternama harus rela melihat gawang mereka sudah kebobolan sebanyak 26 kali.
Nasib serupa juga dialami oleh Torino yang memiliki jumlah kemasukan identik dengan La Viola musim ini.
Bahkan klub Udinese pun mencatatkan angka kebobolan yang lebih buruk yakni sebanyak 22 gol sejauh ini.
Hal ini mempertegas bahwa kualitas penjaga gawang memegang peranan vital dalam menjaga kehormatan sebuah tim sepak bola.
Selain nama-nama di atas, Federico Ravaglia dari Bologna turut bersaing dengan rataan penyelamatan sebesar 3,60.
Sassuolo memiliki Arijanet Muric yang menempati peringkat kelima melalui catatan rataan sekitar 3,57 per laga.
Kiper AS Roma, Mile Svilar, menyusul di urutan berikutnya dengan torehan statistik penyelamatan mencapai angka 3,43.
Nama-nama lain seperti Adam Semper dari Pisa hingga Zion Suzuki milik Parma juga meramaikan persaingan ketat.
Bahkan kiper legendaris seperti David De Gea harus puas berada di bawah Audero dengan angka 3,27.
Persaingan kiper di Liga Italia musim 2025/2026 ini diprediksi akan terus memanas hingga pekan terakhir nanti.
Emil Audero Mulyadi memiliki peluang besar untuk mempertahankan statusnya sebagai penjaga gawang nomor satu di liga.
Kematangan mental dan kemampuan membaca arah bola menjadi modal utama bagi Audero untuk terus bersinar.
Publik sepak bola tentu menantikan aksi-aksi heroik selanjutnya dari pemain yang memiliki darah Indonesia ini.
Keberhasilan Audero ini sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi para penggemar sepak bola di tanah air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Kronologi Mencekam Emil Audero Kena Petasan Fans Inter Milan hingga Laga Dihentikan
-
DUAAAARRR Detik-detik Flare Maut Hantam Emil Audero, Terdengar Ledakan Keras!
-
Flare Maut: Emil Audero Luka Bakar, 3 Jari Fans Inter Milan Putus
-
Media Italia: Jay Idzes Cegah Aksi Liar Muharemovic
-
Pemain Keturunan Rp 15,64 Miliar Cetak Gol Bikin Calon Klub Marteen Paes Kena Mental
-
Tragedi Flare Fans Inter Milan, Lautaro Martinez: Kami Minta Maaf ke Emil Audero
-
Emil Audero Dirawat usai Dilempar Flare, Luka di Kaki Kanan dan Tidak Bisa Mendengar
-
INNALILLAHI Emil Audero Dilempar Flare saat Laga Lawan Inter Milan
-
Alasan Timnas Futsal Indonesia Tidak Boleh Anggap Remeh Vietnam
-
Kata Petinggi Persib Usai Jadwal Pertandingan di Super League Ditunda