- Manchester City mengalahkan Brentford 2-0 di Etihad Stadium, melaju ke semifinal Carabao Cup menghadapi Newcastle United.
- Pelatih Pep Guardiola mengkritik Cherki dan Savinho karena dinilai kurang maksimal dalam menjalankan tugas bertahan tim.
- Masuknya pemain senior seperti Bernardo Silva terbukti efektif meningkatkan tempo permainan City selama babak kedua pertandingan tersebut.
Suara.com - Manchester City memastikan langkah ke semifinal Carabao Cup usai taklukkan Brentford dengan skor 2-0 di Etihad Stadium.
Namun usai pertandingan, Pep Guardiola melontarkan kritik tajam kepada dua pemainnya sendiri, Rayan Cherki dan Savinho, yang dinilai gagal menjalankan tugas defensif dengan baik.
Gol kemenangan The Citizens dicetak oleh Cherki pada babak pertama dan Savinho di paruh kedua.
Meski keduanya mencatatkan nama di papan skor, Guardiola menegaskan kontribusi mereka tidak cukup maksimal, khususnya saat tim harus bertahan.
Dalam konferensi pers usai laga, Guardiola secara terbuka menyampaikan ketidakpuasannya terhadap performa dua pemain tersebut.
“Saya sangat senang dengan dampak pemain pengganti. Tapi di babak kedua, Rayan Cherki tidak melakukan tugasnya secara defensif, dia tidak punya energi. Savinho juga sama,” ujar Guardiola dilansir dari TNT Sports.
Pelatih asal Spanyol itu menilai masuknya beberapa pemain senior dari bangku cadangan justru menjadi kunci meningkatnya tempo permainan City.
“Masuknya Josko Gvardiol, Matheus Nunes, dan terutama Bernardo Silva sangat membantu menaikkan ritme permainan,” tambahnya.
Dalam laga ini, Guardiola melakukan sejumlah rotasi. Beberapa pilar utama seperti Erling Haaland, Gianluigi Donnarumma, dan Ruben Dias diistirahatkan.
Baca Juga: Mantan Pemain Ingatkan Arsenal Ada Faktor X di Perebutan Gelar Premier League
City juga harus melakukan pergantian lebih awal setelah Oscar Bobb mengalami cedera dan digantikan Phil Foden pada menit ke-19.
Meski begitu, City tetap tampil dominan dan memastikan tiket semifinal, di mana mereka akan menghadapi Newcastle United dalam duel dua leg.
Kendati mengkritik etos kerja Cherki, Guardiola tak menahan pujian untuk gol jarak jauh sang pemain yang meluncur deras ke sudut atas gawang Brentford.
“Golnya luar biasa. Setelah itu dia tidak bermain dengan baik, tapi sebelum dan saat mencetak gol, itu fantastis,” kata Guardiola.
Bahkan, Guardiola menyebut kualitas gol tersebut begitu jelas.
“Bahkan orang buta pun bisa melihat itu gol yang spesial. Tidak perlu jadi pelatih untuk memahaminya,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Hasil dan Drawing Semifinal EFL Cup: Newcastle Tantang Manchester City, Derby London Menanti
-
Terungkap Cara Cerdas Jorge Mendes Bawa Cristiano Ronaldo Pulang ke Manchester United
-
Prediksi Manchester City vs Brentford: Bukan Prioritas tapi Guardiola Punya Rekor Manis
-
Pep Guardiola Umumkan Kabar Sedih Jelang Manchester City vs Brentford
-
Tanpa Rodri dan Doku, Manchester City Pincang Hadapi Brentford di Perempat Final Piala Liga
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026