- Kiper Emil Audero tampil gemilang saat Cremonese menahan imbang Lazio 0-0 di Serie A pekan ke-16 (2025/2026).
- Penampilan heroik Audero mengamankan hasil imbang setelah ia pulih dari cedera betis yang sempat mengganggunya.
- Audero meraih rating tinggi 7,8 dari FotMob berkat dua penyelamatan krusial dan mengawal gawang tanpa kebobolan.
Suara.com - Stadion Olimpico menjadi saksi bisu kehebatan kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, saat mengawal gawang Cremonese dalam lanjutan Serie A Italia.
Dalam laga pekan ke-16 musim 2025/2026 tersebut, Audero sukses memaksakan hasil imbang kacamata 0-0 melawan raksasa ibu kota, Lazio.
Penampilan ini menjadi momen comeback sempurna sang penjaga gawang setelah sebelumnya sempat menepi akibat cedera betis yang mengganggu.
Kepercayaan pelatih yang langsung menurunkannya sebagai starter dibayar lunas dengan aksi heroik dan ketenangan luar biasa di bawah mistar gawang.
Fakta menarik pertama adalah kemampuan Audero yang mampu membuat barisan penyerang Biancocelesti frustrasi dan mati kutu sepanjang 90 menit.
Ancaman nyata dari sundulan Valentin Castellanos di babak pertama berhasil diredam dengan penempatan posisi yang sangat presisi dari kiper berdarah Mataram ini.
Tidak hanya itu, kemampuan membaca arah bola dan memotong umpan silang lawan membuat pertahanan Cremonese tetap perawan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tekanan tuan rumah makin menggila, namun Audero tetap berdiri kokoh sebagai tembok terakhir yang sulit ditembus.
Salah satu momen krusial terjadi saat ia melakukan penyelamatan gemilang di tiang dekat untuk menepis tembakan keras pemain Lazio, Adam Marusic.
Baca Juga: Juventus Menangi Duel Lawan AS Roma, Bertahan di Posisi 5 Klasemen Liga Italia
Fakta kedua yang tak kalah mentereng adalah rating tinggi yang didapatkannya berkat kontribusi nyata menyelamatkan tim dari kekalahan.
Situs statistik FotMob memberikan nilai impresif 7,8 untuk performa Audero, sebuah angka yang menunjukkan betapa vital perannya malam itu.
Ia mencatatkan clean sheet berharga dengan melakukan dua penyelamatan penting serta dominasi dalam duel udara di area kotak penalti sendiri.
Ketegangan memuncak di masa injury time saat ia harus mengatur pagar betis menghadapi tendangan bebas berbahaya dari Danilo Cataldi.
Beruntung, bola melambung tipis dan satu poin berharga berhasil dibawa pulang dari markas Lazio berkat koordinasi pertahanan yang solid.
Meski gelar pemain terbaik resmi jatuh ke tangan Matteo Guendouzi, publik tahu siapa pahlawan sesungguhnya yang menjaga gawang Cremonese tetap aman.
Berita Terkait
-
Kemenangan Mahal Juventus atas AS Roma: Rugani Cedera, Lini Belakang Kian Krisis
-
Klasemen Liga Italia: Inter Beda 1 Poin dengan AC Milan, Emil Audero dan Jay Idzes Koleksi Poin Sama
-
Jay Idzes cs Tak Mampu Jaga Pertahanan Sassuolo, Torino Menang Tipis
-
Kata-kata Emil Audero Usai Tampil Heroik di Laga Lazio vs Cremonese
-
Cremonese Tahan Imbang Lazio dengan 10 Pemain, Emil Audero Tampil Heroik
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati