-
Madura United menahan imbang Arema FC 2-2 di Stadion Kanjuruhan pada Selasa kemarin.
-
Pelatih Carlos Perreira memuji kerja keras pemain meski tim belum berhasil meraih kemenangan.
-
Posisi Madura United masih terancam di peringkat 14 klasemen sementara BRI Super League.
Suara.com - Pertarungan sengit terjadi di Stadion Kanjuruhan saat Madura United bertandang ke markas besar Arema FC.
Laskar Sape Kerrab menunjukkan taji mereka dengan membawa pulang satu poin krusial dari Kabupaten Malang.
Laga yang berlangsung pada hari Selasa tersebut berakhir dengan skor imbang yang sangat kompetitif.
Pelatih kepala Carlos Perreira memberikan sanjungan tinggi atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan para punggawa Madura.
Hasil ini menjadi angin segar setelah tim tamu melewati periode sulit dalam beberapa pekan terakhir.
Juru taktik asal Brasil tersebut mengakui bahwa menahan gempuran Singo Edan bukanlah misi yang ringan.
Pasukan tuan rumah tampil sangat agresif sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit di lapangan hijau.
Namun koordinasi lini tengah dan depan Madura United mampu merespons tekanan dengan sangat konsisten.
Dua gol berhasil disarangkan oleh pemain Madura United ke gawang lawan melalui skema serangan balik.
Baca Juga: Siapa Ciro Alves? Pemain MU Resmi Ajukan Naturalisasi, untuk Timnas Indonesia?
Carlos Perreira melihat adanya potensi besar dalam skuad yang baru saja ia tangani secara langsung.
"Ini pertandingan berat karena Arema bermain dengan sangat baik. Tapi kami bisa bermain imbang, pemain sudah bekerja keras," kata Carlos.
Pernyataan tersebut mencerminkan kelegaan pelatih atas semangat juang yang tidak kendur sepanjang sembilan puluh menit.
Carlos Perreira sendiri baru saja menduduki kursi kepelatihan menggantikan posisi yang sebelumnya diisi Alfredo Vera.
Transisi kepemimpinan di tengah kompetisi BRI Super League tentu membutuhkan waktu adaptasi yang tidak sebentar.
Ia merasa masih perlu memoles banyak aspek teknis agar pemain mencapai level permainan paling maksimal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan
-
DPR RI Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery! Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia
-
Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!
-
Miroslav Koubek Mundur dari Kursi Kepelatihan Ceko Usai Kegagalan Total di Piala Dunia 2026
-
Tersingkir Dramatis, Moriyasu Sebut Jepang Makin Dekati Level Brasil
-
Singa Atlas Mengaum! Maroko Pulangkan Belanda Lewat Adu Penalti Dramatis di Piala Dunia 2026
-
Deretan Rekor Memalukan Jerman usai Kalah dari Paraguay di Piala Dunia 2026
-
Analisis Kekalahan Jerman dari Paraguay: 3 Kesalahan Fatal Nagelsmann
-
5 Fakta Menarik Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Ogah Mundur usai Jerman Dipermalukan Paraguay di Piala Dunia 2026