-
Madura United menahan imbang Arema FC 2-2 di Stadion Kanjuruhan pada Selasa kemarin.
-
Pelatih Carlos Perreira memuji kerja keras pemain meski tim belum berhasil meraih kemenangan.
-
Posisi Madura United masih terancam di peringkat 14 klasemen sementara BRI Super League.
Keberhasilan meraih skor 2-2 di Malang secara resmi menghentikan rentetan kekalahan yang dialami sebelumnya.
Klub kebanggaan warga Pulau Garam ini sebelumnya sempat terpuruk dalam dua laga tanpa meraih poin.
Pelatih menegaskan bahwa evaluasi tetap akan dilakukan meski tim sukses mendapatkan poin di laga tandang.
Target utama manajemen tetaplah meraih tiga poin penuh untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.
"Tentu memiliki keinginan untuk menang tetapi masih butuh waktu. (Hasil imbang) tetap menjadi koreksi kami," ucapnya.
Optimisme tinggi kini menyelimuti internal tim untuk menyongsong kemenangan perdana di bawah arahan pelatih baru.
Lulinha sebagai motor serangan tim menyatakan bahwa seluruh pemain telah memberikan keringat terakhir mereka.
Ambisi untuk mengamankan poin penuh di Kanjuruhan sebenarnya sangat besar namun keberuntungan belum berpihak penuh.
Pemain bernama lengkap Luiz Marcelo Morais Dos Reis ini mengajak rekan-rekannya segera melupakan hasil tersebut.
Baca Juga: Siapa Ciro Alves? Pemain MU Resmi Ajukan Naturalisasi, untuk Timnas Indonesia?
Kini fokus utama armada Madura United beralih sepenuhnya pada persiapan menghadapi tantangan dari Semen Padang FC.
Laga kandang berikutnya menjadi momentum emas bagi Madura United untuk merangkak naik ke papan tengah.
Waktu istirahat yang singkat akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memulihkan kebugaran kondisi fisik para pemain.
"Kami akan beristirahat dan kemudian melakukan persiapan untuk pertandingan ke depan," kata dia.
Kesiapan mental menjadi kunci utama mengingat tekanan kompetisi kasta tertinggi Indonesia yang semakin memanas musim ini.
Setiap laga kini dianggap sebagai partai final demi menjaga marwah tim di kancah sepak bola nasional.
Meskipun sukses mencuri satu poin berharga namun posisi Madura United belum sepenuhnya aman dari bahaya.
Mereka masih tertahan di papan bawah dan harus waspada terhadap kejaran tim di zona merah.
Konsistensi meraih kemenangan di laga-laga selanjutnya bersifat wajib agar terhindar dari ancaman turun kasta.
Saat ini Madura United bertengger di posisi ke-14 dengan total raihan empat belas poin saja.
Catatan statistik menunjukkan tim baru mengemas tiga kemenangan dari total empat belas pertandingan yang dilakoni.
Lima hasil imbang dan enam kekalahan menjadi rapor yang harus segera diperbaiki oleh Carlos Perreira.
Ketajaman lini depan mulai membaik namun sektor pertahanan tetap memerlukan perhatian ekstra di sesi latihan.
Dukungan suporter sangat diharapkan bisa memberikan motivasi tambahan saat tim bermain di stadion sendiri nanti.
Setiap detail kecil dalam permainan akan dianalisis melalui rekaman video pertandingan untuk meminimalkan kesalahan individu.
Langkah Madura United di sisa musim 2025/2026 diprediksi akan penuh tantangan namun tetap memiliki harapan besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub
-
Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus
-
Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik