- Viktor Gyokeres, dibeli Arsenal seharga 64 juta pound, belum konsisten dengan lima gol Premier League.
- Gary Lineker mengkritik Gyokeres karena menunggu bola, berbeda dengan pergerakan striker ideal seperti Calvert-Lewin.
- Arteta meminta kesabaran, menyatakan Gyokeres butuh waktu adaptasi karena cedera dan tanpa pramusim.
Suara.com - Performa buruk Viktor Gyokeres bersama Arsenal kembali menjadi bahan kritikan dari banyak pihak.
Meski didatangkan dengan banderol mahal mencapai 64 juta poundsterling atau setara Rp1,45 Triliun dari Sporting Lisbon, striker asal Swedia itu belum mampu menampilkan ketajaman yang konsisten di Premier League musim ini.
Legenda timnas Inggris, Gary Lineker, secara terbuka mengkritisi permainan Gyokeres dan menunjuk Dominic Calvert-Lewin sebagai contoh sempurna tentang bagaimana seorang penyerang seharusnya bergerak di kotak penalti.
Gyokeres sejatinya datang ke Arsenal dengan reputasi mentereng.
Dalam dua musim bersama Sporting Lisbon, ia mencetak 97 gol dari 102 penampilan. Catatan itu membuat manajemen The Gunners yakin untuk merekrutnya pada bursa transfer musim panas lalu.
Namun, realitas di Inggris jauh berbeda. Hingga kini, Gyokeres baru mengoleksi lima gol dari 15 laga Premier League.
Dua di antaranya berasal dari titik penalti, sementara sebagian besar golnya tercipta saat melawan tim papan bawah seperti Burnley, Nottingham Forest, dan Leeds United.
Penalti melawan Everton pekan lalu bahkan menjadi satu-satunya gol liganya sejak awal November.
Dalam podcast The Rest is Football, Lineker menjelaskan kelemahan utama Gyokeres.
Baca Juga: Halau Arsenal dan Liverpool, Juventus Pagari Kenan Yildiz dengan Kontrak Jangka Panjang
Menurutnya, sang striker terlalu menunggu bola datang ketimbang membaca dan menyambut arah bola.
“Saya memperhatikan dia beberapa minggu terakhir. Dia seperti kebanyakan striker yang menunggu melihat ke mana bola akan datang, lalu baru menyerang ruang,” ujar Lineker.
“Itu justru yang dilakukan bek. Sebagai striker, Anda harus berjudi, bergerak lebih dulu sebelum bola dilepas. Dengan begitu, Anda selangkah lebih cepat dari bek,” tambahnya.
Lineker kemudian menyoroti gol Dominic Calvert-Lewin untuk Leeds United saat menghadapi Sunderland sebagai contoh ideal.
Calvert-Lewin mencetak gol untuk keenam laga Premier League secara beruntun dengan pergerakan cerdas di tiang dekat.
“Calvert-Lewin memberikan contoh yang sempurna. Dia tidak menunggu, tapi langsung bergerak ke tiang dekat dan berharap bola datang ke sana. Dan bola benar-benar datang,” kata Lineker.
Berita Terkait
-
Halau Arsenal dan Liverpool, Juventus Pagari Kenan Yildiz dengan Kontrak Jangka Panjang
-
Krisis Bek Kanan? Liverpool Diminta Nekat Bajak Bintang Arsenal di Bursa Transfer
-
Bikin Malu Chelsea di Stamford Bridge, Unai Emery: Jujur,KamiTertekan
-
Klasemen Liga Inggris: Arsenal Puncaki Klasemen Jelang Akhir Tahun
-
Tatapan Mematikan Pep Guardiola, Kameramen Auto Minder, Netizen: Wah Meme Baru Nih
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Jay Idzes Bicara Bibit Harapan di Tengah Kekalahan Timnas Indonesia
-
Perankan 5 Posisi Berbeda di Timnas Indonesia, Ini Respons Calvin Verdonk
-
Dari Bek Kiri Hingga Gelandang Serang, Intip Transformasi Gila Calvin Verdonk di Timnas Indonesia
-
Reaksi Jay Idzes Lihat Gaya Melatih John Herdman Saat Timnas Indonesia Kalah dari Bulgaria
-
Tak Tergantikan! Ini Satu-satunya Pemain yang Tampil Penuh Selama FIFA Series 2026
-
Dominasi Semu Timnas Indonesia, Herdman Ungkap Faktor Kekalahan Garuda atas Bulgaria
-
Timnas Irak Siap Mati-matian Hadapi Bolivia di Final Play-off Piala Dunia 2026
-
Jadwal Terakhir Kualifikasi Piala Asia 2027: Thailand dan Filipina Kejar Tiket ke Putaran Final
-
PSSI Tertantang Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Ajang Bergengsi Lain Usai FIFA Series
-
Jay Idzes Puji Energi dan Semangat John Herdman di Pinggir Lapangan