- John Terry menolak rumor melatih Oxford United, kemudian melelang memorabilia bersejarahnya senilai perkiraan Rp2,7 miliar.
- Uang hasil lelang memorabilia John Terry akan disalurkan untuk amal melalui John Terry Foundation.
- Beberapa item lelang penting termasuk jersey slip penalti final Liga Champions 2008 dan medali juara Premier League 2004/05.
Suara.com - Legenda Chelsea, John Terry, menolak rumor yang mengaitkan dirinya sebagai pelatih untuk klub Oxford United yang dibela oleh striker Timnas Indonesia, Ole Romeny.
Pasca penolakan itu, Terry mendadak melelang sejumlah memorabilia bersejarahnya, termasuk jersey yang dikenakannya saat slip penalti di final Liga Champions 2008 melawan Manchester United dan medali juara Premier League 2004/05.
Dilansir dari The Sun, total lelang diperkirakan mencapai £120.000 atau setara dengan Rp2,7 miliar.
Lantas apa penyebab Terry melelang barang bersejarah miliknya, apakah ia bangkrut?
Usut punya usut, Terry sama sekali tidak bangkrut, uang hasil lelang itu akan disalurkan ke John Terry Foundation untuk amal.
Jersey yang dibanderol mulai £3.700 ini menyimpan momen pahit dalam karier Terry.
Dalam final Liga Champions 2007/08, Terry ditunjuk mengeksekusi penalti penentu setelah Cristiano Ronaldo gagal.
Namun, ia tergelincir saat menendang bola yang kemudian membentur tiang dan gagal menjadi gol, sehingga Manchester United keluar sebagai juara melalui adu penalti.
Terry mengaku momen tersebut sempat memberikan dampak berat secara emosional, bahkan sempat memikirkan hal-hal ekstrem.
Baca Juga: Rapor Merah! 6 Pemain Terburuk Premier League Sepanjang 2025
Kini, ia menyalurkan pengalaman tersebut untuk tujuan positif melalui lelang yang digelar bersama Goldin Auctions, yang spesialis dalam memorabilia olahraga dan hiburan.
“Yayasan saya akan mendapat manfaat, termasuk untuk dua yayasan yang dekat dengan hati saya dan sangat membutuhkan dana,” ujar Terry.
“Ini untuk tujuan yang sangat baik, jadi semua dukungan akan sangat diapresiasi.”
Selain jersey final 2007/08, Terry juga melelang berbagai item ikonik lain, antara lain, medali juara Premier League 2004/05 – £74.000.
Lalu ada jersey yang dipakai saat mengangkat trofi Liga Champions 2011/12 – £1.850, jersey pertandingan terakhirnya di Chelsea 2016/17 – £740, serta jersey timnas Inggris terakhir 2010 – £740
Tidak hanya itu, lelang ini juga menampilkan jersey dari legenda lain seperti, Lionel Messi (match-worn 2006/07) – £18.500, Cristiano Ronaldo (match-worn & signed 2007/08) – £7.400, jersey Thierry Henry, Gianluigi Buffon, Steven Gerrard, Cesc Fabregas, dan lain-lain – mulai £370.
Item paling menonjol adalah medali Premier League musim 2004/05, yang merupakan gelar pertama Terry dan Chelsea di era modern.
Medali ini diperkirakan memiliki nilai sekitar £74.000 atau setara Rp1,67 miliar, menjadikannya salah satu objek yang paling dicari oleh kolektor memorabilia sepak bola.
Kontributor: Azka Putra
Berita Terkait
-
Rapor Merah! 6 Pemain Terburuk Premier League Sepanjang 2025
-
Rp1,45 Triliun untuk 5 Gol, Viktor Gyokeres Transfer Terburuk Arsenal
-
Ole Romeny Akhirnya Komentari Pemecatan Patrick Kluivert, Singgung Penyampaian Taktik
-
Ole Romeny Menilai Kiprah Patrick Kluivert Setelah Didepak dari Timnas Indonesia
-
Piala Dunia Tak Lagi Sama di Mata Ole Romeny usai Timnas Indonesia Gagal Lolos
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil