- Seleksi Timnas Indonesia U-20 di bawah pelatih Nova Arianto berlangsung sangat kompetitif bagi peserta.
- Gelandang Ousmane Camara menekankan kualitas pemain lain sebagai tantangan terbesar seleksi saat ini.
- Camara memanfaatkan pengalaman dari era pelatih Indra Sjafri untuk bersaing demi skuad Garuda Nusantara.
Suara.com - Persaingan untuk merebut satu tempat di skuad Timnas Indonesia U-20 di bawah komando pelatih baru, Nova Arianto dipastikan akan berjalan sangat sengit.
Hal ini diakui langsung oleh salah satu peserta seleksi, gelandang muda Borneo FC Ousmane Camara.
Dalam pemusatan latihan (TC) yang sedang berlangsung di Garudayaksa Football Academy, Bekasi, Camara merasakan betul tingginya level kompetisi.
Menurutnya tantangan terbesar tidak datang dari materi latihan, melainkan dari kualitas para pemain lain yang juga berjuang untuk tujuan yang sama.
"Untuk tantangan terbesar saya selama TC kali ini ada dari pemain-pemain yang saya rasa banyak pemain bagus di sini, saya harus kerja keras untuk bisa bersaing dengan mereka," kata Camara dilansir dari Youtube Timnas Indonesia.
Kesadaran ini membuatnya semakin termotivasi untuk memberikan kemampuan terbaiknya di setiap sesi latihan dan menyerap semua instruksi yang diberikan oleh Nova Arianto.
Di tengah persaingan ketat ini, Camara memiliki satu modal berharga yang tidak dimiliki semua pemain: pengalaman.
Ia adalah salah satu pemain yang pernah merasakan tempaan di bawah asuhan pelatih sebelumnya, Indra Sjafri.
Pengalaman itulah yang kini ia jadikan sebagai pelajaran untuk bisa tampil lebih baik.
Baca Juga: Kapten Malut United Ungkap Kunci Keberhasilan Bungkam Borneo FC
Pemain berusia 18 tahun ini tak menutupi hasrat besarnya untuk bisa menjadi bagian dari skuad Garuda Nusantara, dengan ambisi mengharumkan nama bangsa di panggung internasional.
"Evaluasi untuk diri saya sendiri, saya harus dapat tempat di timnas U-20 ini. Di era coach Indra Sjafri kemarin saya ambil pengalaman untuk saya bawa ke sini. Semoga saya bisa mendapatkan tempat di tim ini," ucap Camara.
Kini di bawah arahan Nova Arianto, Ousmane Camara siap bertarung habis-habisan.
Dengan agenda-agenda penting seperti Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 yang sudah menanti, setiap menit dalam TC ini menjadi sangat krusial baginya untuk membuktikan bahwa ia layak mengenakan seragam Merah Putih.
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Guinea Akui Susah Payah Bersaing Tembus Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Strategi Nova Arianto Cari Pemain Terbaik Timnas Indonesia U-20 Jelang Turnamen Besar Tahun 2026
-
Seleksi Pemain Timnas Indonesia U-20 Sengit, Nova Arianto: Saya yang Minta
-
Persija Pilih Jalan Ksatria, Fight Sampai Akhir Tanpa Berharap Rival Tersandung di Super League
-
Nova Arianto Pasang Standar Ketat Ini untuk Calon Pemain Timnas Indonesia U-20
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Pep Guardiola Ingin Tinggalkan Manchester City, Klub Mulai Siapkan Skenario
-
Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United
-
Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK
-
Infrastruktur Terburuk di Eropa, UEFA Ancam Cabut Status Tuan Rumah Italia di Piala Eropa 2032
-
Thomas Tuchel Peringkatkan Phil Foden, Bisa Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026
-
Adem Ayem, Legenda Futsal Indonesia Puji Sosok Hector Souto
-
Belum Aman dari Degradasi, PSIM Yogyakarta Bidik Poin di Kandang Dewa United
-
Dony Tri Pamungkas Jawab Rumor Abroad Ke Eropa Setelah Dapat Wejangan Khusus dari Calvin Verdonk
-
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Ketum FIGC
-
4 Bintang Persija Jakarta Kembali Usai Bela Timnas Indonesia Kini Siap Tempur Lawan Bhayangkara FC