Bola / Bola Dunia
Senin, 16 Februari 2026 | 22:00 WIB
Logo Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
Baca 10 detik
  • Mexico City memproyeksikan 50.000 hingga 100.000 pekerjaan sementara tercipta selama Piala Dunia 2026, terutama di sektor jasa.
  • Pemerintah mengupayakan keberlanjutan pekerjaan pasca-turnamen melalui dialog sosial dan program pelatihan yang efektif.
  • Aktivitas restoran diprediksi menghasilkan tambahan pendapatan gastronomi hingga 562 juta dolar AS selama gelaran acara.

Suara.com - Pemerintah Meksiko City memproyeksikan terciptanya 50.000 hingga 100.000 lapangan kerja sementara selama Piala Dunia 2026. Mayoritas pekerjaan tersebut akan terserap di sektor restoran, perhotelan, dan transportasi.

Piala Dunia 2026 diperkirakan mendongkrak sektor jasa secara signifikan, terutama karena Meksiko City menjadi salah satu kota tuan rumah utama.

Kementerian Tenaga Kerja dan Promosi Ketenagakerjaan Meksiko City (STyFE) menyebut tren ini merujuk pada pengalaman edisi-edisi Piala Dunia sebelumnya.

Kota dengan ekonomi berbasis jasa ini saat ini memiliki sekitar 250.000 pekerja di sektor pariwisata, perhotelan, dan layanan mobilitas digital.

Kepala STyFE, Inés González Nicolás, menegaskan pemerintah tidak hanya mengejar lonjakan kerja sementara, tetapi juga keberlanjutan pasca-turnamen.

Trofi FIFA World Cup 2026 diperlihatkan kepada media saat Trophy Tour di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/agr]

“Kami harus memastikan pekerjaan ini tetap bertahan setelah Piala Dunia. Itu membutuhkan dialog sosial dengan perusahaan dan program pelatihan yang efektif,” ujarnya dilansir dari Mexico Business.

Industri restoran menjadi sektor paling agresif merekrut tenaga kerja. Asosiasi Restoran Meksiko (AMR) memperkirakan kebutuhan tambahan 12.000–14.000 pekerja selama turnamen.

Dari sisi ekonomi, Deloitte memperkirakan aktivitas restoran selama Piala Dunia bisa menghasilkan tambahan pendapatan gastronomi hingga 562 juta dolar AS, setara sekitar 1,8 persen dari total penjualan tahunan.

Jumlah wisatawan internasional diprediksi mencapai 2,5–3 juta orang. Meski demikian, lebih dari 90 persen permintaan diperkirakan berasal dari wisatawan domestik dan lokal.

Baca Juga: Media Malaysia: Erick Thohir Dalang Harimau Malaya Diadukan ke FIFA

Di tengah optimisme tersebut, pasar tenaga kerja Meksiko menghadapi tekanan.

Pada Januari 2026, tercatat kehilangan 8.104 pekerjaan formal, kinerja terlemah untuk bulan Januari sejak 2014.

Sektor pertanian, manufaktur, dan konstruksi mengalami penurunan, sementara tingkat informalitas tenaga kerja masih tinggi.

Survei Pandapé dan Computrabajo menunjukkan sembilan dari 10 pekerja aktif mempertimbangkan peluang kerja baru.

Faktor pendorongnya antara lain ekspektasi karier, keseimbangan hidup-kerja, dan tekanan biaya hidup.

Meski demikian, rata-rata upah riil pekerja terdaftar naik 3,1 persen sepanjang 2025.

Kontributor: Adam Ali

Load More