- Pemain keturunan Danilson Soares Silva yang bermain di Liga Gibraltar masih menunggu panggilan resmi dari PSSI.
- Federasi Sepak Bola Cape Verde dikabarkan lebih dulu mendekati Danilson karena performa tim mereka sedang menanjak.
- Danilson mengakui persaingan di Timnas Indonesia ketat, namun ia merasa yakin bisa memberikan kontribusi berarti.
Suara.com - PSSI tampaknya harus segera bergerak cepat jika tidak ingin kehilangan salah satu pemain keturunan potensial yang kini merumput di Eropa, Danilson Soares Silva.
Danilson, gelandang yang berkarier di Liga Gibraltar, secara terbuka mengakui bahwa dirinya masih menunggu panggilan dari Timnas Indonesia.
Namun, pemain berdarah Bandung ini juga menegaskan bahwa dirinya tidak menutup kemungkinan untuk membela negara leluhurnya yang lain, yakni Cape Verde.
Situasi ini menjadi sinyal bahaya bagi PSSI karena Federasi Sepak Bola Cape Verde dikabarkan sudah selangkah lebih maju dalam melakukan pendekatan.
Dalam bincang-bincang bersama Yussa Nugraha, Danilson mengungkapkan bahwa Cape Verde memiliki daya tarik tersendiri karena prestasi mereka yang sedang menanjak.
"Tentu saja Cape Verde (menarik), apalagi lawan Spanyol, lawan Lamine Yamal," ujar Danilson merujuk pada potensi lawan yang bisa dihadapi di level internasional.
Ia menyadari bahwa persaingan untuk masuk ke skuad Timnas Indonesia saat ini sangat ketat dengan banyaknya pemain keturunan berkualitas.
Meski demikian, Danilson merasa memiliki kualitas yang bisa ditawarkan untuk memperkuat lini tengah Skuad Garuda.
"Saya tahu ada banyak persaingan, terutama di Indonesia, tapi saya pasti terbuka, saya pikir dengan kualitas saya, saya bisa memberikan kontribusi," tegasnya.
Baca Juga: 3 Pemain Timnas Indonesia Masuk Skuad Terbaik Asia 2025
Ancaman Indonesia ditikung negara lain semakin nyata ketika Danilson membeberkan bahwa komunikasi dengan pihak Cape Verde sudah terjalin.
"Ada sedikit kontak (dengan Cape Verde), cuma masalah paspornya saja," aku Danilson.
Negara kepulauan di Afrika tersebut memang sedang dalam performa apik, bahkan Danilson menyebut mereka sukses menjadi juara grup dalam kualifikasi.
Di sisi lain, Danilson juga menyoroti perkembangan Timnas Indonesia yang menurutnya memiliki potensi besar untuk tampil di Piala Dunia 2030.
Ia berharap pelatih baru Timnas Indonesia nantinya, yang dirumorkan eks pelatih Kanada, John Herdman bisa membawa perubahan positif bagi Skuad Garuda.
"Saya harap dia bisa melakukan hal itu (lolos Piala Dunia) juga dengan Indonesia," harapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik
-
Harga Tiket Selangit Tak Surutkan Minat, Permintaan Tiket Piala Dunia 2026 Makin Meroket
-
Minat Klub Arab Mulai Meredup, Mohamed Salah Bakal Balik ke Serie A Italia?
-
Mikel Arteta Kirim Kode Keras, Arsenal Bakal Gila-gilaan di Bursa Transfer Januari
-
Chelsea Pecat Enzo Maresca, Legenda The Blues Buka Suara: Ada Cerita di Balik Layar
-
FC Utrecht Gantung Nasib 2 Penggawa Timnas Indonesia
-
Hal-hal yang Membuktikan Timnas Indonesia Berada di Level Berbeda Sepanjang 2025