-
Persijap Jepara menargetkan poin dari Persija Jakarta sebagai motivasi bangkit dari kekalahan telak.
-
Gelandang Wahyudi Hamisi menegaskan posisi klasemen bawah menjadi pemicu semangat untuk mencuri poin.
-
Laskar Kalinyamat menghadapi jadwal padat melawan Persija, Dewa United, dan PSM sepanjang Januari.
Suara.com - Klub kebanggaan warga Jepara, Persijap Jepara kini sedang memupuk semangat baru menjelang laga krusial di awal tahun.
Laskar Kalinyamat menjadwalkan kunjungan ke markas Macan Kemayoran pada hari Sabtu tanggal 3 Januari 2026.
Momen ini dipandang sebagai titik balik setelah hasil mengecewakan pada laga penutup tahun sebelumnya.
Skuad asuhan Divaldo Alves ini membawa misi besar untuk menebus kegagalan mereka di pertandingan terakhir.
Kekalahan menyakitkan dari Persebaya Surabaya menjadi pelajaran berharga yang harus segera dilupakan oleh seluruh pemain.
Pilar tengah Persijap memberikan pernyataan resmi mengenai kesiapan mental rekan-rekannya menjelang duel di Jakarta.
Mereka menyadari bahwa bertanding di hadapan pendukung lawan merupakan tantangan fisik dan mental yang berat.
“Sebelumnya kita mengalami kekalahan yang cukup telak. Itu menjadi motivasi tersendiri buat kita untuk pertandingan (melawan Persija) ini dan kita tahu kita main di depan suporternya Persija itu juga bermaksud menjadi motivasi untuk kita sendiri, dan semoga insyaallah kita bisa bawa pulang poin dari sini,” ujar gelandang Persijap Wahyudi Hamisi pada jumpa pers pra pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.
Pemain bernomor punggung tersebut terlihat sangat optimis meski timnya baru saja dihajar empat gol tanpa balas.
Baca Juga: Persija Jakarta Tanpa Libur Tahun Baru, Fokus Hadapi Persijap Jepara
Kekalahan tersebut justru dianggap sebagai bahan bakar untuk menunjukkan performa yang jauh lebih solid.
Kondisi Persijap Jepara di tabel klasemen saat ini memang sedang berada dalam situasi yang cukup mengkhawatirkan.
Mereka masih tertahan di peringkat ke-17 dengan raihan sembilan poin dari total lima belas laga.
Kemenangan atau minimal hasil imbang menjadi harga mati untuk menjaga asa bertahan di kasta tertinggi.
Wahyudi menekankan bahwa status lawan sebagai tim papan atas tidak akan menyiutkan nyali para penggawa Laskar Kalinyamat.
“Persija bukan tim yang sembarangan. Persija tim yang sangat kuat di liga sekarang ini, dan kita tahu sekarang berada di zona yang lagi di papan bawah dan semoga itu menjadi motivasi tersendiri buat kita besok buat ambil poin di sini,” kata pemain 28 tahun itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi