-
Persijap Jepara menargetkan poin dari Persija Jakarta sebagai motivasi bangkit dari kekalahan telak.
-
Gelandang Wahyudi Hamisi menegaskan posisi klasemen bawah menjadi pemicu semangat untuk mencuri poin.
-
Laskar Kalinyamat menghadapi jadwal padat melawan Persija, Dewa United, dan PSM sepanjang Januari.
Pengalaman panjang Wahyudi Hamisi di sepak bola nasional menjadi modal penting bagi kepercayaan diri skuat Persijap.
Pemain yang sudah berkarier sejak tahun 2016 ini sudah sangat mengenal atmosfer pertandingan di ibu kota.
Dirinya menganggap laga melawan tim besar seperti Persija adalah bagian dari rutinitas kompetisi yang biasa.
Oleh karena itu, ia merasa tidak perlu melakukan perubahan drastis dalam pola latihan pribadinya menjelang laga.
“Kalau persiapan secara khusus tidak ada ya, karena ini bukan pertama kali saya main lawan Persija,” ujarnya.
Pertandingan melawan Persija Jakarta hanyalah awal dari rangkaian jadwal melelahkan yang menanti tim di bulan Januari.
Setelah kembali dari Jakarta, Persijap harus segera bersiap menjamu lawan-lawan tangguh di markas sendiri.
Dewa United telah dijadwalkan akan bertamu ke Jepara pada tanggal 12 Januari mendatang untuk laga selanjutnya.
Setelah itu, ujian berat kembali datang saat mereka harus menghadapi kekuatan PSM Makassar di tanggal 24 Januari.
Baca Juga: Persija Jakarta Tanpa Libur Tahun Baru, Fokus Hadapi Persijap Jepara
Serangkaian hasil positif di bulan ini akan sangat menentukan posisi mereka di klasemen akhir BRI Super League.
Manajemen berharap sentuhan pelatih Divaldo Alves mulai terlihat dampaknya pada pertandingan ketiga masa kepemimpinannya ini.
Transisi permainan dari bertahan ke menyerang menjadi fokus utama yang terus diperbaiki dalam setiap sesi latihan.
Para suporter berharap ada perubahan skema yang lebih efektif untuk membongkar pertahanan rapat milik Persija Jakarta nanti.
Seluruh elemen tim berkomitmen untuk memberikan segalanya demi membawa pulang poin penting ke Bumi Kartini.
Semangat juang ini diharapkan mampu membungkam keraguan publik atas performa minor tim dalam beberapa pekan terakhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya