-
Mauricio Souza belum mendapat kepastian resmi mengenai laga Persija melawan Hertha Berlin tahun 2027.
-
Gubernur Jakarta merencanakan laga internasional Persija lawan Hertha Berlin saat HUT Jakarta ke-500.
-
Persija memiliki sejarah panjang mengundang klub luar negeri seperti Espanyol hingga Gamba Osaka.
Suara.com - Kabar mengenai rencana pertandingan persahabatan antara Persija Jakarta melawan Hertha Berlin mulai menjadi sorotan hangat.
Agenda besar ini direncanakan sebagai bagian dari kemeriahan pesta ulang tahun ke-500 Kota Jakarta.
Momen bersejarah bagi ibu kota tersebut dijadwalkan jatuh pada tanggal 22 Juli tahun 2027 mendatang.
Meski demikian kepastian mengenai laga internasional ini ternyata belum sepenuhnya dikantongi oleh tim pelatih.
Juru taktik Macan Kemayoran saat ini yaitu Mauricio Souza masih bersikap sangat hati-hati menanggapi isu tersebut.
Souza mengaku bahwa dirinya baru mengetahui kabar tersebut melalui peredaran informasi di dunia maya.
Baginya informasi yang tersebar di internet belum tentu memiliki validitas yang dapat dipertanggungjawabkan sepenuhnya.
Pelatih asal Brasil tersebut tidak ingin memberikan harapan berlebih sebelum ada pernyataan resmi manajemen.
Dirinya menekankan pentingnya komunikasi langsung dari pimpinan klub terkait jadwal pertandingan jangka panjang.
Baca Juga: Persija Jakarta: Persijap Jepara Dulu, Baru Persib Bandung
Hingga saat ini Souza masih fokus pada persiapan teknis tim di kompetisi reguler tanah air.
Ia mengungkapkan pandangannya saat ditemui dalam sesi jumpa pers menjelang laga BRI Super League.
“Saya melihatnya di internet. Tapi maaf ya, tapi internet banyak kadang-kadang itu tidak benar informasinya. Internet itu (bilang) masuk pemain baru di tim kita, juga keluarkan pemain dari tim kita. Jadi saya akan percaya kalau Pak Presiden sudah panggil kita untuk kasih tahu, di 2027 kita ada uji coba lawan Hertha Berlin,” kata Souza pada jumpa pers pra pertandingan BRI Super League melawan Persijap Jepara di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.
Pernyataan ini menegaskan bahwa skuad belum mendapatkan instruksi khusus mengenai rencana besar di tahun 2027.
Souza menilai banyak rumor transfer dan jadwal pertandingan yang sering meleset dari fakta sebenarnya di lapangan.
Kepastian dari Presiden Klub menjadi satu-satunya sumber yang akan ia percayai sepenuhnya sebagai pelatih kepala.
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain
-
Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
-
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir
-
Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti
-
Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia