-
John Herdman resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia dengan melibatkan asisten pelatih lokal pilihan.
-
PSSI menyerahkan keputusan penuh kepada John Herdman untuk menyeleksi pendamping dari pelatih lokal.
-
Agenda perkenalan resmi John Herdman dijadwalkan berlangsung pada Senin 12 Januari 2026 mendatang.
Kebijakan merangkul pelatih lokal ini menjadi pembeda yang signifikan jika dibandingkan dengan era kepemimpinan Patrick Kluivert sebelumnya.
Pada masa kepemimpinan Kluivert, staf kepelatihan cenderung didominasi oleh tenaga asing tanpa adanya pendamping dari pelatih lokal.
Model kolaborasi ini justru lebih mirip dengan struktur yang diterapkan pada masa kepemimpinan pelatih Shin Tae-yong.
Kita tentu mengingat peran krusial Nova Arianto yang setia mendampingi Shin Tae-yong dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Keberhasilan Nova Arianto yang kini memimpin Timnas U-20 menjadi bukti suksesnya sistem pendampingan pelatih lokal di timnas.
Sumardji kembali menegaskan komitmen federasi untuk memberikan pilihan terbaik bagi kebutuhan teknis yang diinginkan oleh John Herdman.
PSSI bertindak sebagai fasilitator yang menyediakan sumber daya manusia tanpa mencampuri urusan pemilihan yang bersifat teknis di lapangan.
"Nanti akan kami sodorkan banyak nama pelatih lokal," kata Sumardji kepada awak media.
"John Herdman yang akan interview sesuai kebutuhan," jelas lelaki yang juga anggota Komite Ekesekutif (Exco) PSSI tersebut.
Baca Juga: John Herdman: Potensi dan Bakat Timnas Indonesia Sangat Besar
Pernyataan ini menjamin bahwa setiap pelatih lokal yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kecocokan visi dengan sang pelatih kepala.
John Herdman dijadwalkan menginjakkan kaki di Jakarta pada hari Minggu (11/1/2026) setelah menempuh perjalanan panjang dari negaranya.
Segera setelah mendarat, sang pelatih akan langsung mempersiapkan diri untuk agenda administratif dan pertemuan strategis dengan pengurus PSSI.
Konferensi pers yang dinanti-nantikan oleh para jurnalis dan pendukung setia Garuda akan digelar sehari setelah kedatangan resminya.
Dalam sesi tersebut, diharapkan ada penjelasan lebih rinci mengenai filosofi permainan yang akan diusung untuk Timnas Indonesia.
Antusiasme publik kini memuncak untuk melihat bagaimana sentuhan tangan dingin Herdman mampu membawa perubahan besar bagi prestasi nasional.
Pihak BTN meyakini bahwa kolaborasi antara pelatih internasional dan lokal akan menciptakan ekosistem kerja yang sangat dinamis.
Proses wawancara langsung oleh Herdman akan memastikan bahwa sinergi di dalam ruang ganti tetap terjaga dengan sangat harmonis.
Keterbukaan Herdman untuk bekerjasama dengan talenta lokal patut diapresiasi sebagai bentuk penghormatan terhadap potensi sepak bola di Indonesia.
Melalui skema ini, diharapkan estafet kepemimpinan pelatih nasional di masa depan dapat berjalan dengan lebih halus dan terencana.
Seluruh stakeholder sepak bola nasional kini menaruh harapan besar pada pundak John Herdman untuk mengukir sejarah baru bagi Garuda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Review Flex x Cop Season 1: Aksi Anak Konglomerat Memburu Pelaku Kejahatan
-
Sudah Bayar Rp650 Juta, Uang Orang Tua Mahasiswa Unsoed Malah Buat Biaya Cat Gedung
-
Konflik Memanas, Warga Desak KPK Telusuri Duit Sawit yang Dikelola Agrinas
-
Ulasan Na Willa: Ketika Dunia Sederhana Anak-Anak Mengajarkan Arti Bertumbuh
-
Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop agar Hasil Pencarian Tidak Blur
-
355 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Terbanyak Pelalawan
-
Desa Adat Sade Lombok Terbakar Hebat, Sejumlah Rumah Tradisional Ludes Dilalap Api
-
4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 23 Agustus 2026, Masa Sulit Segera Berakhir
-
Tembus Angka Miliaran, Pameran HUT ke-81 Jateng Bawa UMKM Lokal 'Go International' hingga Malaysia!
-
Hampir Seabad, Masjid Jami' Al-Khotib Gurah Masih Menyimpan Jejak Kolonial